Breaking News:

Sanksi Denda Membuang Sampah Sembarangan di Samarinda, Perda Masih Tertunda

Sanksi denda bagi pembuang sampah sembarangan yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2011 tentang Pengolahan Sampah

TRIBUNKALTIM.CO/SARASSANI
ILUSTRASI Tumpukan sampah di depan rumah. Sanksi denda bagi pembuang sampah sembarangan yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 2/2011 tentang Pengolahan Sampah. Aturan yang diperbaiki tersebut sudah melewati uji publik pada Kamis (8/10/2020). 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sanksi denda bagi pembuang sampah sembarangan yang tertuang dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 2 tahun 2011 tentang Pengolahan Sampah.

Aturan yang diperbaiki tersebut sudah melewati uji publik.

Namun masih ada proses yang harus dilalui.

Yaitu harmonisasi di DPRD Samarinda. Setelah itu, baru berkasnya diserahkan Gakkum Kalimantan Timur.

Baca Juga: NEWS VIDEO Mahasiswa Sempat Ribut dengan Pedagang Pasar Segiri Saat Demo

Baca Juga: NEWS VIDEO Video Puan Maharani Matikan Mikrofon saat Fraksi Demokrat Interupsi Viral

Baca Juga: Solidaritas Demo Tolak UU Cipta Kerja di Samarinda, Kumpulkan Sampah dan Murni Inisiatif Sendiri

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda ( DLH Samarinda ) Nurrahmani menyebutkan, masih menunggu dari dewan.

Ia pun sempat meminta kepada mereka agar mempercepat prosesnya. Sehingga DLH Samarinda secepatnya bisa melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami sudah minta untuk cepat diselesaikan. Harmonisasinya belum dikerjakan dengan dewan. Kita tinggal menunggu dewan. Karena itu inisiatif mereka,” katanya saat dihubungi TribunKaltim.co melalui sambungan telepon pada Kamis (8/10/2020).

Halaman
123
Penulis: Muhammad Riduan
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved