Breaking News:

Disdikbud Balikpapan Akui Minat Literasi Rendah, Padahal Bisa Habiskan 5,5 Jam Main Gawai

Durasi waktu membaca orang Indonesia per hari rata-rata hanya 30-59 menit kurang dari sejam.

TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Muhaimin. TRIBUNKALTIM.CO, DWI ARDIANTO 

Untuk itu, menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Muhaimin, di Kota Balikpapan , upaya meningkatkan literasi salah satunya dengan melaksanakan program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

"Apalagi sekarang kan pembelajaran daring. Makanya anak-anak keharusan untuk membaca lebih tinggi. Karena saat belajar daring dia harus banyak referensi. Ini dapatnya melalui membaca," ungkapnya, Sabtu (10/10/2020).

Membaca ini bisa jadi materi sekolah ataupun internet yang ada termasuk juga membaca melalui online ataupun perpustakaan digital.

Selain itu, Disdikbud juga melaksanakan program untuk meningkatkan minat baca anak yakni program guru menulis, guru membaca.

"Jadi ini diimplementasikan kan turun ke bawah, sehingga ada siswa gemar menulis dan membaca. Supaya budaya literasi meningkat," harapnya.

Baca Juga: Sekitar 400 Peserta Ikut Bedah Buku 'Generasi 90an' Sebagai Puncak Semarak Bulan Gemar Membaca

Baca Juga: Kunci Jawaban Kelas 1-3 SD Belajar Dari Rumah TVRI, Jumat 9 Oktober 2020, Membaca Buku

Baca Juga: Dianjurkan Rasullulah SAW, Ini Keutamaan-keutamaan Membaca Surat Al Kahfi Setiap Hari Jumat

Muhaimin mengakui budaya literasi di Kota Balikpapan sendiri memang cukup rendah. Sehingga diupayakan program secara langsung yang dilakukan disdikbud untuk anak-anak.

Dengan harapan mereka mau dan mampu mengikuti program yang ada.

"Seperti lomba menulis yang dilaksanakan Kemendikbud, mulai dari tingkat SD hingga SMA" tandasnya.

(TribunKaltim.Co/Heriani)

Penulis: Heriani AM
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved