Breaking News:

Virus Corona di Samarinda

Sanksi Melanggar Protokol Covid-19 di Samarinda akan Diperberat, Selama Ini Tidak Beri Efek Jera

Sanksi bagi yang melanggar protokol Corona atau covid-19 di Samarinda Kalimantan Timur akan diperberat.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
ILUSTRASI Kegiatan razia masker di kawasan perkotaan pada Senin 28 September 2020. Satuan penegak Perwali 43/2020 masih mendapati para pelanggar protokol kesehatan di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.(TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sanksi bagi yang melanggar protokol Corona atau covid-19 di Samarinda Kalimantan Timur akan diperberat.

Lantaran selama ini penegakan hukum protokol covid-19 tidak beri efek jera.

Satuan penegak Perwali 43/2020 masih mendapati para pelanggar protokol kesehatan di Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Denda diperberat?

Perwali Nomor 43 Tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian covid-19.

Baca Juga: Tahun Ini Pengadilan Negeri Tenggarong Menerima Banyak Perkara Pengajuan Perceraian dari Wanita

Baca Juga: Kecelakaan Maut Daerah Taman Tiga Generasi Balikpapan, 1 Orang Tewas, Diduga Ada yang Tenggak Miras

Baca Juga: Kondisi Fasilitas Umum Dermaga Apung Sambaliung Berau Buruk, Bocor Nyaris Tenggelam di Dasar Sungai

Hal inilah menjadi alasan rencana diperberat sanksi.

Peningkatan yang dimaksud adalah berupa sanksi denda yang sedang dibahas para tim penegak. 

Kepala Seksi ( Kasi) Penyelidikan dan Penyidikan Bidang Perundang-Undangan Daerah, Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP Samarinda, Surono, menyampaikan, sedang mempersiapkan sarana penunjang guna melakukan sidang terkait sanksi denda ini.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved