Breaking News:

Tiga Jurus Jitu Menghadapi Covid-19

INILAH jurus jitu menangkal Covid-19. Dibilang baru, nyatanya tak asing di telinga. Dikatakan lama, nyatanya belum lama dirilis. Kita simpulkan saja,

ist
Tiga Jurus Jitu Menghadapi Covid-19 

Secara fisik, sangat sehat karena sebagai atlet pro, harus menjaga fisik dengan rutin berolahraga. Terakhir, klub-klub sepakbola dunia, sangat memperhatikan nutrisi atletnya.

Dengan kata lain, kondisi Neymar dan Ibra sangat sehat dan memiliki imunitas tinggi terhadap masuknya virus. Dengan kata lain, jika kita cukup makan, berusaha happy, serta melaksanakan iman-aman-imun, niscaya corona jauh.

Mengapa Doni Monardo merasa klop dengan yang disampaikan dr Tirta? Bisa dilihat dari jejak digitalnya. Jauh sebelum dr Tirta mengunggah vlog seputar pentingnya “perut” diperhatikan, Doni sudah melakukannya di Natuna, awal Februari 2020,saat mengarantina tak kurang dari 238 WNI kita yang baru pulang dari Wuhan, China.

Doni juga menggagas pengiriman ikan segar dari Ambon untuk Secapa TNI serta secara rutin untuk dikonsumsi penghuni Wisma Atlet Kemayoran. Bahkan pada bulan Juli 2020 ada ton 3 ikan tuna juga mendarat di Bandara Juanda Surabaya guna memenuhi nutrisi sejumlah pesantren di Banyuwangi.

Di Natuna, tidak hanya nutrisi yang dibanjiri. Ratusan WNI yang menjalani karantina dua minggu, juga diberi “nutrisi hati” berupa hiburan. Selain fasilitas karaoke, juga didatangkan organ tunggal untuk mereka bisa bernyanyi-nyanyi. Tak ketinggalan papan catur dan aneka games lainnya sebagai teman pembunuh waktu. Para prajurit dari Kogabwilhan I yang mendampingi selama proses karantina juga mengajak lari-lari serta olahraga pagi.

Pendek kata, semua WNI yang dikarantina tercukupi asupan nutrisi perut sekaligus “nutrisi” hati senang. Syahdan, tanggal 15 Februari 2020 semua dinyatakan sehat. Tidak satu pun terpapar corona, dan dipulangkan ke rumah masing-masing dengan bekal surat keterangan bebas Covid-19, serta buah tangan berupa backpack (ransel) serta uang transport Rp 1 juta per orang.

Satu Tarikan Napas

Point dari semua jurus ampuh melawan Covid-19 di atas adalah “satu-tarikan-napas”. Iman-aman-imun harus paralel dijalankan secara simultan. Bersama-sama seperti kita menghirup udara saat bernapas.

Nah, kembali ke urusan kata aman, Muhammad Qodari, peneliti Indo Barometer yang mengusulkan kepada Doni agar "urusan iman aman imun" ditambahkan kata wajib.

Pakai masker tak cukup disampaikan sebagai sesuatu yang penting, namun harus di tambahkan kata wajib memakai masker. Demikian juga wajib jaga jarak, wajib cuci tangan. Selanjutnya 3M berubah menjadi 3W (Tiga Wajib). Apalagi memang 3 M sebelumnya sudah pernah populer masyarakat: identik dengan gerakan anti nyamuk malaria: Menguras, Menutup, Mengubur.

Halaman
123
Tags
Opini
Editor: Tohir
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved