Breaking News:

Tata Cara Sholat Istikharah, Dilengkap Doa Setelah Sholat dalam Tulisan Arab & Latin Beserta Artinya

Berikut tata cara sholat Istikharah, Dilengkap doa Setelah sholat dalam Tulisan Arab & Latin Beserta Artinya

imb.org
ILUSTRASI SHOLAT 

TRIBUNKALTIM.CO - Berikut tata cara sholat Istikharah, Dilengkap doa Setelah sholat dalam Tulisan Arab & Latin Beserta Artinya

Sholat Istikharah menjadi salah satu jalan seorang muslim untuk memantapkan hatinya.

Hati yang mantap bisa diusahakan dengan mengurangi berbuat dosa, melakukan amal-amal baik dan menjalankan sholat Istikharah. 

Sholat Istikharah sendiri merupakan sholat dua rakaat untuk memohon kepada Allah ketentuan pilihan yang lebih baik di antara dua hal yang belum dapat ditentukan baik buruknya.

Yakni apabila seseorang berhajat dan bercita-cita akan mengerjakan sesuatu maksud, sedang ia ragu-ragu dalam pekerjaan atau maksud itu, apakah dilakukan terus atau tidak.

Maka untuk memilih salah satu dari dua hal diteruskan atau tidak, disunnahkan untuk melakukan sholat dua rakaat.

Baca juga: TERJAWAB! 13 Oktober 2020 Hari Tanpa Bra Sedunia, Terkuak Tujuan Pentingnya, 1 Soal Kanker Payudara

Baca juga: UPDATE! Lokasi Demo FPI 13 Oktober 2020 Batal Digelar di Depan Istana, Polri Turunkan 500 Personel

Baca juga: Akhirnya SBY Respon Tuduhan Dalang Demo UU Cipta Kerja, Beber Hubungan dengan Luhut, Airlangga & BIN

Baca juga: TERKUAK Hal Penting & Tujuan di Balik Hari Tanpa Bra Sedunia 13 Oktober 2020, 1 Soal Kanker Payudara

Sholat Istikharah waktu pelaksanaannya lebih utama jika dikerjakan seperti sholat tahajud, yakni di malam hari.

Sesudah selesai shalat dengan sempurna kemudian terus berdoa dengan doa Istikharah dan sesudah berdoa hendaklah memilih dalam hati, mana yang cenderung hati antara dua hal itu, berikut bacaan doanya:
tribunnews
Doa sholat istihoroh (Buku Risalah Tuntunan Shalat Lengkap karya Drs. Moh. Rifa’i ) ()

“Allahumma inni astakhiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka bi qudratika, wa as-aluka min fadhlika, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub.

Allahumma fa-in kunta ta’lamu hadzal amro (menyebutkan persoalannya) khoiron lii fii ‘aajili amrii wa aajilih (aw fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii) faqdur lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi.

Allahumma in kunta ta’lamu annahu syarrun lii fii diini wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii (fii ‘aajili amri wa aajilih) fash-rifnii ‘anhu, waqdur liil khoiro haitsu kaana tsumma rodh-dhinii bih.”

Halaman
123
Editor: Nur Pratama
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved