Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Warga Kampung Karangan Kutai Barat Gotong Royong Tanam Padi

Kepala Adat Kampung Karan Perasi menuturkan, budaya sempekat dalam bahasa Dayak Tunjung memiliki arti yang sangat luas

Editor: Achmad Bintoro
HUMASKAB KUBAR
PADI LADANG - Beginilah suasana tanam padi/nugal, budaya sempekat/gotong royong masih dipegang teguh warga Kampung Karangan, Kecamatan Mook Manaar Bulatn, Kutai Barat. 

SENDAWAR - Memasuki musim berladang, tanam padi/nugal, budaya sempekat/gotong royong masih dipegang teguh warga Kampung Karangan, Kecamatan Mook Manaar Bulatn. Secara bergiliran, masyarakat bersama-sama menanam padi di ladang sampai selesai.

Kepala Adat Kampung Karan Perasi menuturkan, budaya sempekat dalam bahasa Dayak Tunjung memiliki arti yang sangat luas, bukan hanya gotong royong dibidang pertanian, membangun rumah warga, membantu warga yang sakit, dalam acara pesta maupun acara duka, tapi meliputi semua hal.

Budaya sempekat bukan hanya dilakukan oleh masyarakat Kubar tetapi menjadi salah satu budaya bangsa yang membuat Indonesia dipuji oleh bangsa lain, karena budayanya yang unik dan penuh toleransi. Budaya sempekat inilah yang terus dipupuk oleh Pemkab Kubar.

Perasi menambahkan, sesuai arahan Pemkab Kubar agar masyarakat dimasa pandemi ini melakukan antisipasi pangan, maka masyarakat diimbau berladang dan berkebun.

“Sebagai tokoh di kampung, saya mengajak masyarakat untuk terus berladang menanam padi, dan rata-rata saat ini masyarakat di kampung Karangan berladang padi gunung dan ada juga berladang menanam padi di sawah,” ujarnya.

Lebih lanjut Perasi menjelaskan, era globalisasi melahirkan corak kehidupan yang sangat kompleks dan bisa menggerus dan menghilangkan budaya sempekat karena masyarakat berpikir lebih individualis. Untuk itu, budaya sempekat harus tetap dipelihara dan terus dikembangkan.

Dalam kegiatan nugal, kaum pria sibuk menugal/membuat lubang benih dan para wanita menanam bibit/benih padi ke dalam lubang. Selain menaman padi, warga juga menanam Jagaq yang merupakan tanaman Khas Kubar. Dalam bergotong royong, semua orang yang hadir ambil bagian. Mereka ingin melayani dan meringankan beban sesama warga.(adv/hms10/naw)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved