Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Kunjungi Long Iram, Tering dan Linggang Bigung, Pjs Bupati Syirajudin Minta Camat Pantau Pilkada

Pjs) Bupati HM Syirajudin SH MT melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Long Iram, Tering dan Linggang Bigung.

HUMASKAB KUBAR
KUNJUNGAN KERJA - Pjs Bupati Kubar HM Syirajuddin melakukan kunjungan kerja di kecamatan Long Iram, Tering dan Linggang Bigung untuk memantau dan memastikan tahapa pilkada serta menyerahkan masker kepada camat. 

SENDAWAR - Dalam rangka memantau persiapan Pilkada 2020 di Kutai Barat, Pejabat Sementara (Pjs) Bupati HM Syirajudin SH MT melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Long Iram, Tering dan Linggang Bigung.

Kunjungan kerja ini sekaligus bersilaturahmi dengan para camat dan jajarannya untuk memastikan aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di kecamatan, Selasa (13/7).

Pada kesempatan itu, Pjs Bupati menekankan agar tahapan pilkada di kecamatan berjalan sesuai aturan. Ia mengimbau agar pada tahapan pilkada saat ini yakni masa kampanye dapat mengedepankan protokol kesehatan Covid -19.

“Para camat harus tetap memantau dan mengimbau semua paslon, tim sukses, dan juga penghubung antara paslon dan KPU agar selalu taat pada aturan sehingga tahapan pilkada berjalan lancar, sesuai agenda yang ditetapkan,” tegasnya. Turut hadir Kepala Kesbangpol, Kadiskes, Sekretaris BPBD dan Kepala Bagian Pemerintahan.

Dalam kesempatan tersebut PJs juga menjelaskan, pemkab tidak melepas langsung tugas kepada KPU dan Panwaslu sebagai penyelenggara dan pemantau, namun Pemkab Kubar tetap memfasilitasi prosesnya.

Lebih lanjut Syirajudin menjelaskan, keberadaannya di Kubar melaksanakan mandat dari Gubernur melalui SK Mendagri, untuk mengisi kekosongan serta menjalankan roda pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan di masa bupati dan wakil bupati sedang cuti.

Begitu pula para camat diharapkan bisa mengingatkan seluruh PNS mapun TKK dalam pelaksanaan pilkada agar tetap netral. Sudah ada regulasi mengatur tidak boleh mengikuti politik praktis. Jika melanggar, tentu ada sanksi bahkan bisa diberhentikan.

Selanjutnya camat harus memantau jalannya kampanye di wilayahnya masing-masing.

“Yang berwenang memang KPU dan Bawaslu, namun kita memilki kewajiban untuk mengingatkan agar dalam kampenye tidak melebihi kapasitas, disiplin protokol kesehatan, menjaga jarak/tidak berkerumun, memakai masker, cuci tangan. Hal inilah yang harus kita pantau agar dalam kampanye semua paslon,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Camat Long Iram melaporkan, terdapat 5.283 pemilih terdiri dari 2.815 laki-laki dan 2.468 perempuan, yang tersebar di 17 TPS yang ada di 11 kampung di Kecamatan Long Iram. Begitu pula di Kecamatan Linggang Bigung tercatat data pemilih 11.067 jiwa yang tersebar di 37 TPS di 11 kampung dalam Kecamatan Linggang Bigung.

Sementara itu, HM Syirajudin SH MT mengatakan, pilkada 2020 ini berbeda dengan pilkada tahun-tahun sebelumnya karena pandemi Covid 19. “Maka dari itu dalam pilkada 2020 ini harus wajib mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan,” tambahnya.(adv/hms10/naw)

Penulis: Achmad Bintoro
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved