Breaking News:

Gaya Hidup

Antik dan Klasik, Bagi Penikmat Musik Berburu Piringan Hitam Seperti Bangkitkan Kenangan Berharga

Antik dan Klasik, Bagi Penikmat Musik Berburu Piringan Hitam Seperti Bangkitkan Kenangan Berharga

TRIBUN KALTIM/DWI ARDIANTO
Antik dan klasik, bagi penikmat musik berburu Piringan Hitam seperti bangkitkan kenangan berharga. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Antik dan klasik, bagi penikmat musik berburu Piringan Hitam seperti bangkitkan kenangan berharga.

Piringan Hitam sering menjadi benda antik yang diburu oleh para penikmat musik.

Piringan Hitam atau vinyl ini diburu karena selain sudah jarang, menikmati musik dari gramofon memiliki sensasi yang berbeda daripada mendengarkan musik secara digital.

Banyak penggemar musik yang mengoleksi Piringan Hitam untuk didengarkan, sampai sekadar pajangan saja. Seperti yang dilakukan Ahmadi Riza, yang mengaku 'nyebur' dalam kubangan Piringan Hitam.

Abi, sapaan akrabnya, telah mengenal vinyl sejak puluhan tahun lalu. Ia yang memang penggemar barang Antik, memiliki kecenderungan mengoleksi hal-hal berbau unik nan klasik.

Pertama kali mengenal vinyl, Abi mengaku dikenalkan seorang teman bernama Dave, personel band The Pops asal Bandung.

"Kenal vinyl sudah lama tahu musik dari zaman dulu, nyebur ini hitungan 3 atau 4 bulan yang lalu," ujar pria 44 tahun ini.

Ditanya alasan? Abi tak bisa menjabarkan. Seperti kata cinta yang membutuhkan aksi dalam definisinya.

"Kenapa vinyl? Tidak tahu, tanpa alasan. Itu sudah mungkin yang namanya panggilan jiwa," imbuhnya.

Karena tergolong pemula, Abi belum membeli vinyl dengan harga yang disebut orang sakit jiwa, karena angka nominal perkepingnya yang tidak sedikit. Ia menyebut ada vinyl seharga Rp 2 juta bahkan lebih tinggi di atas itu.

Halaman
123
Penulis: Heriani AM
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved