Virus Corona di Paser

Total Pasien Covid-19 Tembus 401 Kasus, Kini Paser Masuk Zona Merah

Hingga Senin (19/10/2020) total pasien positif covid-19 menurut Jubir Satgas Percepatan Penanganan covid-19 Paser Amir Faisol, sebanyak 401 orang.

Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SARASSANI
Hingga Senin (19/10/2020) total pasien positif covid-19 menurut Jubir Satgas Percepatan Penanganan covid-19 Paser Amir Faisol, sebanyak 401 orang.TRIBUNKALTIM.CO/SARASSANI 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER – Pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, melonjak.

Hingga Senin (19/10/2020) total pasien positif covid-19 menurut Jubir Satgas Percepatan Penanganan covid-19 Paser Amir Faisol, sebanyak 401 orang.

“Dengan tambahan 16 pasien baru, maka total pasien terkonfirmasi positif 401 orang, 314 diantaranya sembuh, 12 meninggal dunia dan 75 orang lagi menjalani perawatan,” kata Amir Faisol dalam konferensi pers di ruang Media Center.

Baca Juga: Menkes Ingin Semua Pihak Kampanyekan Praktik Cuci Tangan Demi Mencegah Penyebaran Corona

Baca Juga: Bio Farma Diberi Kepercayaan CEPI untuk Memproduksi Vaksin Corona

Baca Juga: MENGHARUKAN, Unggahan Wakil Direktur RSUD Bontang yang Positif Corona, Ditujukan Buat Anaknya

Dalam beberapa pekan terakhir, lanjut Amir Faisol, angka kasus positif covid-19 di Paser mengalami peningkatan.

Kabupaten Paser yang semula di zona kuning, karena lonjakan kasus ini ditingkatkan statusnya menjadi zona merah.

“Kenaikan kasus ini karena Satgas covid-19 gencar melakukan kegiatan penindakan dan penegakan protokol kesehatan. Ini penting guna memutus mata rantai penularan covid-19, karena itu diperlukan kepedulian masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan,” ucapnya.

Selain itu, Satgas juga terus melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang diduga kontak dengan pasien covid-19.

“Kerja keras tim tracking luar biasa. Pagi ini saja 195 orang diswab, yakni orang-orang yang diduga kontak dengan pasien covid-19,” sambungnya.

Dengan adanya lonjakan kasus ini, tambah Amir Faisol, Satgas covid-19 mencegah kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan orang.

Jika tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan, maka kegiatan itu berpotensi menyebarkan covid-19.

Baca Juga: Inggris dan Indonesia Sepakat Vaksin Corona Harus Dapat Diakses dan Terjangkau Seluruh Negara

Baca Juga: Tak Mau Seperti UU Cipta Kerja, Jokowi Ingatkan Menterinya Soal Vaksin Virus Corona

Baca Juga: Cinema XXI Big Mall Samarinda Kembali Dibuka, Corona Masih Mewabah

“Menggunakan masker, jaga jarak dan sering cuci tangan adalah cara terbaik untuk mencegah diri sendiri maupun orang lain tertular covid-19. Semoga kepedulian masyarakat semakin meningkat, angka kasus kita makin berkurang, jadi kita bisa fokus melakukan perawatan,” tambahnya.

(TribunKaltim.Co/Sarassani)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved