Breaking News:

Bila Ahok Gantikan Jokowi jadi Presiden, Lakukan Pemutihan Dosa Masa Lalu, Begini Jadinya Indonesia

Bila Ahok gantikan Jokowi jadi presiden, lakukan pemutihan dosa masa lalu, begini jadinya Indonesia.

Kolase Kompas.com
Bila Ahok gantikan Jokowi jadi presiden, bakal lakukan pemutihan dosa masa lalu, begini jadinya Indonesia. 

TRIBUNKALTIM.CO - Bila Ahok gantikan Jokowi jadi presiden, lakukan pemutihan dosa masa lalu, begini jadinya Indonesia.

Basuki Tjahaja Purnama alias BTP alias Ahok disodorkan pertanyaan menohok oleh salah satu budayawan Indonesia, Butet Kartaredjasa.

Di Youtube chanelnya, Butet bertanya apa yang bakal dilakukan Ahok apabila duduk di kursi presiden.

Ahok tanpak kaget, namun ia cukup santai dan elegan menjawab pertanyaam tersebut.

Baca juga: Seru, Aksi Teatrikal BEM SI Matinya Demokrasi, Tonton Live Streaming Kompas TV, TV One dan iNews TV

Baca juga: Cek Pesan Masuk BRI-INFO, Tanda Anda Penerima BLT UMKM 2,4 Juta, Segera Login di www.depkop.go.id

Baca juga: Kasus Ekstasi Libatkan Jaringan Internasional, Polisi Akan Mintai Keterangan Jasa Ekspedisi

Inilah rencana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok jika dirinya jadi Presiden Indonesia, dan terpilih.

"Andaikan Pak Ahok ini berkesempatan jadi RI-1 apa kira-kira yang paling signifikan untuk 'didandani' atau direvolusi," tanya Butet?

Butet digendong Ahok
Butet digendong Ahok (Facebook/Butetkartaredjasa)

Ahok menjawab, hal pertama yang dia lakukan adalah melakukan pemutihan dosa-dosa orang yang melakukan kejahatan di masa lalu.

Menurut Ahok, Indonesia tidak boleh disandera oleh masa lalu.

"Langsung ada pemutihan dosa-dosa lama. Supaya jangan dari rezim ke rezim ini dijadikan semacam ATM. Siapa yang tidak pernah berbuat salah?" kata Ahok.

Lalu, sambung Ahok, soal Pilkada di Indonesia, ia berharap calon-calon pejabat bisa menyampaikan kepemilikan harta secara terbalik. Dia ingin pasangan calon presiden harus jujur dari mana asal harta yang mereka miliki.

Halaman
1234
Editor: Muhammad Fachri Ramadhani
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved