Breaking News:

Status Kenaikan UMK di Balikpapan Belum Jelas, Disnaker Masih Menunggu dari Pusat

Penetapan Upah Minimum Provinsi ( UMP ) dan Upah Minimun Kota (UMK) 2021 menjadi perhatian serius berbagai pihak di Kota Balikpapan

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
Kompas.com/Totok Wijayanto
Ilustrasi uang rupiah. Penetapan Upah Minimum Provinsi ( UMP ) dan Upah Minimun Kota ( UMK ) 2021 menjadi perhatian serius berbagai pihak di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Penetapan Upah Minimum Provinsi ( UMP ) dan Upah Minimun Kota ( UMK ) 2021 menjadi perhatian serius berbagai pihak di Kota Balikpapan Provinsi Kalimantan Timur.

Apalagi kondisi saat ini, polemik pasca pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja masih menghangat.

Namun, persoalan upah minimum ini berpeluang jadi bom waktu penolakan kembali para buruh dan pekerja.

Di kalangan pengusaha, sudah ada wacana agar UMP dan UMK 2021 tak ada kenaikan, bahkan dialog selama tiga hari sudah dilakukan.

Baca Juga: Biaya Vaksinasi Corona Ditanggung APBN, Tahap Awal Diperuntukan Buat 9,1 Juta Orang

Baca Juga: Tidak Berlibur ke Luar Rumah Kala Akhir Oktober, Mendagri Tito Karnavian: Kita Menahan Diri

Sedangkan pemerintah pun memberi sinyal mencoba mengakomodasi kesulitan dunia usaha di tengah pandemi Covid-19.

Dalam hal ini, Dinas Ketenagakaerjaan Kota Balikpapan atau Disnaker Balikpapan mengaku belum ada pembahasan terkait kenaikan UMK.

"Ini memang program rutin, akan kita sampaikan nanti," ujar Plt. Disnaker Balikpapan, Arbain Side.

Menurutnya status penentuan kenaikan UMP maupun UMK masih dalam pembahasan dan pengkajian pemerintah pusat.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved