Santri Penajam Paser Utara, Plh Sekda Harap Kementerian Agama Terbitkan Regulasi untuk Pesantren

Upacara tersebut diikuti sejumlah perwakilan santriwan dan santriwati yang ada di seluruh Pondok pesantren yang ada di PPU.

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Para santri menggelar upacara di depan Kantor Bupati PPU. TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM- Sejumlah perwakilan santri menggelar upacara peringatan Hari Santri Nasional secara sederhana di halaman depan gedung Bupati Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Upacara tersebut diikuti sejumlah perwakilan santriwan dan santriwati yang ada di seluruh Pondok Pesantren yang ada di PPU.

Tentu dengan mengikuti protokol kesehatan tentang covid-19 yang ketat.

Baca Juga: Sejarah Hari Santri Nasional yang Diperingati Kamis 22 Oktober 2020, Resolusi Jihad dan Janji Jokowi

Baca Juga: Kumpulan Ucapan Hari Santri Nasional 22 Oktober 2020, Simak juga Sejarah dan Lirik Mars Hari Santri

Baca Juga: LENGKAP Kumpulan Gambar Hari Santri Nasional 2020, Tema, Logo, Ucapan Selamat Hari Santri Nasional

Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) PPU, Ahmad selaku Inspektur Upacara mengatakan, bahwa selain penetapan Hari Santri Nasional, santri dan pesantren juga telah memiliki Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.

Undang-Undang ini memberikan informasi, rekognisi, dan fasilitasi terhadap pesantren dalam melaksanakan fungsi pendidikan, fungsi dakwah, hingga fungsi pemberdayaan masyarakat.

Agar lebih implementatif terkait dengan Undang-Undang pesantren, Kementerian Agama diberikan mandat untuk mempersiapkan regulasi.

Berupa peraturan Presiden tentang pendanaan penyelenggaraan pesantren serta beberapa peraturan dari Menteri Agama.

"Rancangan Peraturan Presiden dan Rancangan Peraturan Menteri Agama telah melalui tahap harmonisasi dan uji publik bersama Kementerian atau Lembaga dan Ormas Islam. Mudah-mudahan tidak ada kendala dan segera di undangkan," kata Ahmad dalam release yang diterima TribunKaltim.Co, Kamis (22/10/2020) 

Lebih lanjut sekda mengatakan,tema yang di usung pada peringatan tahun ini salah satu dari komitmen bersama dalam mendorong kemandirian dan kekhasan pesantren.

"Saya yakin, jika santri dan keluarga besar pesantren sehat, bisa melewati pandemi covid-19 ini dengan baik, Insya Allah, Negara kita juga akan sehat dan kuat." kata dia.

Baca Juga: Tarik Wisatawan LSN Gelar Kirab Perahu di Menara Eiffel Rawa Pening, Peringati Hari Santri Nasional

Baca Juga: Hari Santri, GP Ansor Samarinda Gelar Potong Rambut Massal Gratis

Baca Juga: 27 Kumpulan Ucapan Hari Santri Nasional 2020, Tinggal Copy dan Kirim, Serta Mars Hari Santri

Ahmad juga berharap, semua berikhtiar agar pandemi segera berlalu. Keluarga besar pesantren, santri, masyarakat Indonesia, dan warga dunia bisa melewati pandemi ini dengan baik.

"Selamat hari santri. Mari kita kapalkan tangan dengan bersama-sama mengucap, santri sehat, Indonesia kuat." ujarnya.

(TRIBUNKSLTIM.CO/DIAN MS)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved