Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Bencana Kabut Asap di Kubar Tidak Separah Tahun Lalu

Tingkat bencana kabut asap yang terjadi di Kabupaten Kutai Barat pada tahun 2020 menurun cukup drastis

Editor: Achmad Bintoro
IST/BPBD KUBAR
PEMADAMAN - Upaya esktra BPBD Kutai Barat dalam pemadaman dan pengendalian karhutla. Upaya ini untuk mencegah terjadinya bencana kabut asap.Terbukti bencana kabut asap tahun ini tidak separah tahun lalu. 

SENDAWAR - Tingkat bencana kabut asap yang terjadi di Kabupaten Kutai Barat pada tahun 2020 menurun cukup drastis dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan hampir tidak ditemukan lagi kabut asap pekat dan tebal yang menyelimuti wilayah yang memang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ini.

"Tahun ini menurun drastis dibandingkan tahun 2019 lalu. Hampir tidak terlihat lagi kabut asap tebal dan pekat. Meskipun masih karhutla, namun dampak asapnya tidak seperti tahun-tahun lalu," kata Kepala BPBD Kubar, Jenton, melalui Kabid Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Kubar, Agus, pada Kamis (22/10).

Hal ini menunjukkan upaya yang telah dilakukan oleh BPBD Kubar bersama dinas dan instansi terkait lainnya dalam mengendalikan karhutla cukup berhasil, sehingga tidak timbul dampak lain yakni kabut asap pekat dan tebal yang menyelimuti wilayah.

Apalagi saat ini tengah di sibukkan pula dengan pencegahan dan penanganan bencana non alam pandemi Covid-19 yang harus ditangani bersama.

Ditambahkan Adi Suseno, Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kubar yang menangani bencana karhutla, upaya ekstra pengendalian dan penanganan ini juga tidak lepas dari kesadaran masyarakat yang cukup meningkat. Khususnya dalam kegiatan membuka lahan dengan cara tradisional (membakar) yang menjadi warisan turun temurun masyarakat lokal.

"Karhutla tahun ini cukup sedikit bila dibandingkan tahun lalu. Kita belum bisa mengeluarkan datanya secara rinci. Namun bisa dikatakan sangat jauh perbedaannya. Semoga ini bisa tetap terjaga dengan peran serta dari seluruh masyarakat. Mari kita semua sama-sama peduli untuk meminimalisir kejadian karhutla di Bumi Tanaa Purai Ngeriman," ajaknya.(adv/hms36/naw)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved