Millenial di Balikpapan Bisa Melek Investasi, Tingkatkan Literasi Produk Syariah di Pasar Modal

Bedasarkan profil generasi milenial tahun 2018, 67 persen penduduk Indonesia merupakan usia produktif. Dimana sekitar 50,36 persen adalah generasi mud

Penulis: Heriani AM | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI
Direktur Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan, Fadilah Kartikasasi (Tangkapan Layar). TRIBUNKALTIM.CO/HERIANI 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pada tahun 2020, pemerintah melakukan survei penduduk untuk mengetahui perkembangan dan persebaran kepadatan penduduk tanah air.

Bedasarkan profil generasi milenial tahun 2018, 67 persen penduduk Indonesia merupakan usia produktif. Dimana sekitar 50,36 persen adalah generasi milenial.

Mereka dianggap akan menjadi motor penggerak Indonesia beberapa tahun ke depan.

Hal ini diungkap Direktur Pasar Modal Syariah Otoritas Jasa Keuangan, Fadilah Kartikasasi secara daring.

Baca Juga: IKA Unmul Dapat Bantuan Sembako dari OJK. Diberikan Kepada Mahasiswa yang Terdampak Pandemi Covid-19

Baca Juga: NEWS VIDEO IKA Unmul Dapatkan Bantuan Sembako Dari OJK untuk Mahasiswa Terdampak Pandemi Covid-19

Baca Juga: OJK Sahkan KB Kookmin sebagai Pemegang Saham Pengendali Bank Bukopin

"Tahun 2019 berdasarkan riset, 69 persen milenial belum berorientasi pada investasi. Milenial di Indonesia hanya berinvestasi sekali dalam satu hingga dua tahun," ujarnya dalam Seminar Syariah 'Investasi di Pasar Modal Syariah Sebagai Gaya Hidup' rangkaian acara Capital Market Summit & Expo (CMSE) 2020, Jumat (23/10/2020).

Generasi milenial dihadapkan pada tantangan gaya hidup yang tidak mudah.

Masyarakat dihadapkan dengan pembayaran non tunai, yang dikhawatirkan dapat memicu budaya konsumtif pada anak muda. Jika tidak diedukasi dengan baik.

Selain itu, kemudahan fasilitas kredit, pinjaman online yang berkembang pesat bisa jadi menghambat keuangan jangka panjang. Salah satu budaya yang digalakkan adalah investasi sejak dini.

Dalam investasi dihadapkan dengan banyak pilihan instrumen, dan investasi yang beragam. Ia menyarankan milenial dapat memilih investasi 2L, legal dan logis.

"Oleh karena itu, kita semua harus membaur bahu-membahu membantu generasi penerus kita, agar tidak hanya berkreatifitas pada perkembangan teknologi saja, namun juga punya kemampuan mengelola keuangan untuk masa depan," pungkasnya.

Untuk diketahui, kegiatan CMSE 2020 diadakan sebagai rangkaian dari peringatan 43 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved