Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

5 Pasien Covid-19 di Kutai Barat Sembuh, Masyarakat Tetap Harus Waspada

Menurut Sekdakab, pasien sembuh atau telah menyelesaikan masa isolasi pada 25 Oktober 2020 berjumlah 5 orang.

HUMASKAB KUBAR
KONFERENSI PERS - Sekda Kabupaten Kubar Ayonius membacakan update data Covid-19 Kutai Barat saat konferensi pers di media center Covid-19 Rumah Dinas Bupati, Senin (26/10/2020). 

SENDAWAR- Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 Kutai Barat, kembali menginformasikan perkembangan terbaru Covid-19. Sekdakab Ayonius mengungkapkan, angka kesembuhan terus meningkat namun masyarakat harus tetap waspada dan ikuti protokol kesehatan.

Menurut Sekdakab, pasien sembuh atau telah menyelesaikan masa isolasi pada 25 Oktober 2020 berjumlah 5 orang.

Mereka adalah KBR175, laki – laki umur 47 tahun, dengan status awal asimtomatik dan isolasi mandiri di site perusahaan sejak 14 Oktober berasal dari Kecamatan Damai; kemudian KBR176 laki – laki umur 23 tahun; KBR177 laki–laki umur 45 tahun; KBR178 perempuan umur 22 tahun; KBR180 perempuan umur 31 tahun.

Keempat pasien itu berstatus awal asimtomatik, melakukan isolasi mandiri sejak 14 Oktober berasal dari Kecamatan Melak. Ini dibeberkan Sekdakab di Media Center Covid-19 di Rumah Dinas Bupati, Senin (26/10).

Sementara perkembangan Covid-19 di Kutai Barat per 26 oktober 2020 adalah suspek 292 orang, probable 3 kasus, terkonfirmasi 199 orang, yang di rawat di rumah sakit 5 orang, isolasi mandiri 19 orang, selesai isolasi /pengobatan 172 orang, kematian 4 kasus, kontak erat 1.458 orang, jumlah yang diambil spesimen 1.711, pelaku perjalanan 41.571 orang, kasus discarded 1.394 orang.

“Terkonfirmasi positif Covid-19 di Kutai Barat secara kumulatif sudah mencapai 199 kasus, dengan 4 kasus yang meninggal. Maka kewaspadaan harus ditingkatkan tapi tidak panik, untuk memutus mata rantai penularan penyebaran Covid-19.

“Terutama pelaku perjalanan dari zona merah wajib isolasi mandiri secara ketat. Dan kami meminta agar masyarakat khususnya pelaku perjalanan dan ada riwayat kontak kasus konfirmasi positif, agar dapat melapor ke fasyankes terdekat melalui hotline yang ada,” tambahnya.(advertorial/hms36/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved