Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Kemenaag Kubar Gelar Manasik Haji, Izzat: Manfaatkan Waktu Panjang Ini Berlatih Syarat dan Rukunnya

manasik haji yang diberikan pemerintah seperti saat ini untuk menambah pemahaman dan melatih jemaah

HUMASKAB KUBAR
MANASIK HAJI - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat, H Muhammad Izzat Solihin, S.Ag., M.Pd membuka kegiatan manasik haji untuk calon jemaah haji asal Kecamatan Barong Tongkok di Masjid Al Fattah, Selasa (27/10/2020). 

SENDAWAR- Dalam Penjelasan UU 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Haji dan Umrah dikatakan Ibadah Haji merupakan rukun Islam kelima yang wajib dilaksanakan oleh setiap umat Islam yang mampu secara fisik, mental, spiritual, sosial, maupun finansial dan sekali dalam seumur hidup.

Terkait hal ini, tugas pemerintah memberikan pelayanan, melakukan pembinaan serta memberikan perlindungan pada setiap calon jamaah haji Indonesia.

Ini di disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Barat, H Muhammad Izzat Solihin, S.Ag., M.Pd, saat membuka kegiatan manasik haji untuk calon jemaah haji asal Kecamatan Barong Tongkok di Masjid Al Fattah, Selasa (27/10).

Manasik haji menghadirkan H. Kabul Budiono, S.HI, M.Pd selaku Kepala Seksi Bina Haji dan Advokasi Penyelenggara Haji pada Bidang Penyelenggara Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Kaltim. Kabul Budiono memaparkan aneka tahap serta rukun dalam menunaikan ibadah haji.

Menurut Kakankemenag Kubar, pelayanan akan selalu di berikan kepada setiap calon jemaah dengan menjelaskan persyaratan dalam menunaikan ibadah haji, termasuk jumlah setoran serta ketentuan persyaratan administrasi lainnya.

Pembinaan yang dilakukan pada kali ini, pemerintah berupaya memberikan pemahaman dalam pelaksanaan ibadah haji. Sementara perlindungan akan diberikan pemerintah pada calon jemaah baik secara fisik maupun rukun ibadah haji.

Seperti diketahui, calon jemaah haji Indonesia tahun pemberangkatan 2020 resmi ditunda oleh pemerintah pusat. Alasannya, demi menghindari penyebaran Covid-19 yang sedang melanda dunia saat ini. Kepada calon jemaah diharapkan bersabar, menunggu kebijakan pemerintah untuk tahun selanjutnya.

Seandainya jemaah diberangkatkan tahun ini dan terkesan dipaksakan tentu akan merepotkan jemaah sendiri akibat aturan protokol kesehatan yang harus dipatuhi, Jemaah harus melalui karantina secara berulang-ulang setiap memasuki wilayah tertentu.

Kegiatan bimbingan manasik haji yang diberikan pemerintah seperti saat ini untuk menambah pemahaman dan melatih jemaah, agar dapat menjalankan ibadah haji secara mandiri. Manfaatkan waktu panjang untuk melatih diri akan syarat rukun beribadah haji di setiap kesempatan yang ada.(adv/hms36/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved