Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Pemkab Lakukan Pemetaan Jabatan, Guna Menyusun Kebutuhan Pegawai di Puskesmas dan SMPN

Bagian Organisasi melaksanakan rapat tim penyusun analisis jabatan dan analisis beban kerja pada UPTD Puskesmas dan UPTD SMP Negeri

HUMASKAB KUBAR
RAPAT ANJAB - Tim Penyusun Analisis Jabatan dan Analisis beban Kerja Bagian Organisasi Pemkab Kubar melakukan rapat guna memetakan ketersediaan dan kebutuhan pegawai di Puskesmas dan SMP Negeri di Kabupaten Kutai Barat. 

SENDAWAR - Guna menyajikan informasi ketersediaan dan kebutuhan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang riil sesuai peraturan yang berlaku pada 44 SMP negeri dan 19 puskesmas yang tersebar di 16 Kecamatan se-Kubar, maka Bagian Organisasi melaksanakan rapat tim penyusun analisis jabatan dan analisis beban kerja pada UPTD Puskesmas dan UPTD SMP Negeri.

Rapat dilaksanakan di Ruang Koordinasi Kantor Bupati lantai III, Selasa (27/10) lalu.

Kepala Bagian Organisasi Erik Victory S Sos M Si didampingi Kepala Subbag Kelembagaan dan Analisis Formasi Jabatan Yenni Patrisia S STP menjelaskan, peta jabatan yang akan ditetapkan dengan Surat Keputusan (SK) Bupati memuat ketersediaan dan kebutuhan PNS pada tiap-tiap SMPN dan puskesmas sebagai dasar dalam penataan kepegawaian, baik penyusunan formasi pengadaan CPNS, mutasi PNS, dan pengangkatan TKK. Turut hadir Kepala Dinas Kesehatan dan Perwakilan Dinas Pendidikan.

Pada kesempatan tersebut, Yenni Patrisia menuturkan, target yang ingin dicapai adalah tersedianya keputusan bupati yang memuat peta jabatan pada setiap UPTD PKM dan UPTD SMPN di lingkungan Pemkab Kutai Barat.

Yenni juga mengharapkan, dengan ditetapkannya peta jabatan pada setiap UPTD SMPN dan UPTD puskesmas, maka dapat dilakukan penataan kepegawaian sehingga tersedianya PNS sesuai dengan kebutuhan dan persebaran yang merata pada setiap instansi khususnya pada SMPN dan puskesmas.

Selanjutnya tugas tim yang melaksanakan penyusunan peta jabatan ini menganalisis secara objektif dan sesuai ketentuan yang berlaku, baik pada UPTD SMPN, analisis dilakukan dengan berdasarkan pada jumlah siswa, jumlah jam pelajaran dan jumlah rombongan belajar pada tiap sekolah.

Demikian juga pada UPTD puskesmas analisis dilakukan dengan memperhatikan kategori puskesmas, jumlah penduduk yang dilayani, sarana prasarana yang tersedia pada puskesmas.(adv/hms10/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved