Breaking News:

Dibangun Sejak 2015, Jembatan Pulau Balang yang Telan Anggaran Rp 1,38 T Akhirnya Tersambung

Pembangunan Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan antara dua daerah, yakni Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dengan Kota Balikpapan, Provinsi Kal

Penulis: Heriani AM | Editor: Rahmad Taufiq
INSTAGRAM @JEMBATAN_PULAU_BALANG
Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan Kota Balikpapan dan Kabupaten Penajam Paser Utara kini sudah tersambung. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Pembangunan Jembatan Pulau Balang yang menghubungkan antara dua daerah, yakni Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dengan Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur sudah tersambung.

Hal ini diketahui dari unggahan seorang pekerja yang beredar di media sosial.

Unggahan yang sudah ditonton ribuan kali tersebut menunjukkan detik-detik tersambungnya jembatan yang digadang-gadang akan menjadi akses dan ikon di Ibu Kota Negara ( IKN ) baru.

Kembang api kabarnya bahkan diluncurkan untuk perayaan tersambungnya Jembatan Pulau Balang itu tersebut.

Sekadar diketahui, pembangunan Jembatan Pulau Balang dimulai sejak September 2015 lalu, sejak ditandatanganinya kontrak pembangunan pada 21 Agustus 2015.

Baca juga: Minum Air yang Cukup hingga Olahraga dengan Teratur, Berikut Cara Mencegah Penyakit Ginjal

Baca juga: Berani, Anies Naikkan UMP 2021 Jakarta Jadi Rp 4,4 Juta, Luncurkan Program Kartu Pekerja 4 Manfaat

Jembatan Pulau Balang juga masuk dalam jalur Trans Kalimantan yang menjadi salah satu infrastruktur pendukung IKN yang baru kelak.

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, Junaidi, menyebut pengerjaan main closure atau pengecoran terakhir terhadap bentang panjang jembatan ini, lebih cepat dari target.

"Tadi malam sudah tersambung main closure-nya. Alhamdulillah, lebih cepat dari target kita," ujar Junaidi saat dihubungi, Minggu (1/11/2020).

Sebelumnya, kedua sisi ini ditargetkan selesai pada akhir tahun 2020.

Baca juga: Mulai Hari Ini, 1 November 2020, Peserta BPJS Kesehatan Wajib Registrasi Ulang, Cara Lengkapnya

Baca juga: Sepi Penumpang Akibat Pandemi, PO Bus di Terminal Samarinda Seberang Usulkan Kenaikan Tarif

Lalu setelahnya, pada awal 2021 akan dilakukan pengecekan, uji laik fungsi, serta perapian sisa pekerjaan pembangunan.

"Lebih cepat satu minggu dari rencana awalnya. Target kita sebelumnya terkoneksi tanggal 10 November," tukasnya.

Jembatan Pulau Balang memiliki konstruksi jembatan tipe cable stayed, terdiri dari bentang utama sepanjang 804 meter, jembatan pendekat sepanjang 167 meter, dan jalan akses sepanjang 1.807 meter.

Biaya pembangunan jembatan dialokasikan sebesar Rp 1,38 triliun.

(TribunKaltim.co/Heriani)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved