Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Kubar Menuju Pertanian Modern, Luncurkan Teknologi Penyuluhan ROMPI dan Aplikasi E-Simkinluh

petani dibantu PPL rajin mempublish ke medsos hasil pertanian dan inovasi agar dapat menjadi media pembelajaran bagi petani lainnya

HUMASKAB KUBAR
SOSIALISASI- Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kubar, Petrus, saat sosialisasi “Rompi” di Kecamatan Barong Tongkok. 

SENDAWAR- Dinas Pertanian (Distan ) Kutai Barat (Kubar) terus berinovasi di masa pandemi Covid-19. Untuk mengurangi pertemuan tatap muka tapi mempermudah akses bagi PPL dan petani serta menuju pertanian modern, Distan meluncurkan Teknologi Penyuluhan “Rompi”(Radio, Zoom, dan Aplikasi).

Ini diungkapkan Kadistan, Petrus, saat ditemui di ruang kerjanya. Menurut Petrus, inovasi meliputi penyiaran Radio Sendawar FM yang mengupdate perkembangan dan teknologi terbaru pertanian, telah terealisasi. Masyarakat dapat mengikutinya setiap Kamis pukul 13.00-14.00 WITA minggu ketiga, setiap bulannya.

Selain itu, guna melihat perkembangan petani dan PPL di lapangan, Distan berinovasi melalui zoom meeting yang dipergunakan untuk penyuluhan kepada petani dan pelatihan PPL, dilaksanakan sebulan dua kali. Petani yang akan mengikuti perkembangan pertanian, dapat menghubungi BPP atau PPL di kampungnya.

Selain itu, lanjut Petrus, Distan juga meluncurkan Aplikasi E-Simkinluh (Elektronik Sistem Informasi Kinerja Penyuluh) untuk menunjang kinerja penyuluh. Fitur yang ditawarkan adalah latihan kunjungan dan supervisi (laku-susi) dan grafik kinerja PPL setiap hari.

Dengan aplikasi ini diharapkan kinerja PPL lebih bisa ditingkatkan, sehingga sering mendampingi petani. Aplikasi ini juga menyediakan fitur informasi produk, fitur video dan fitur chatting. Bahkan PPL, petani dan pengusaha bisa melihat dan menawarkan hasil pertanian, dapat bertukar informasi harga, stok barang, dan sarana pertanian.

Sasaran yang ingin dicapai, menurut Kadistan Petrus, harus beradaptasi dengan kondisi sekarang serba digital. Apalagi BPP sebagai konstratani merupakan pusat data dan informasi pertanian, maka PPL harus cepat beradaptasi dengan perkembangan informasi digital yang akan menuju pertanian modern. Untuk itulah Distan Kubar mengawali dengan inovasi dan aplikasi digital baik informasi, pemasaran, promosi dan pelaporan,

Petrus berharap, petani dibantu PPL rajin mempublish ke medsos  hasil pertanian dan inovasi sehingga dapat menjadi media pembelajaran bagi petani lainnya.

“PPL serta petani sangat mendukung inovasi yang ditawarkan. Dengan inovasi dan aplikasi ini mobilitas PPL dapat dikontrol dan terarah, serta hasil pertanian dapat kami pantau, petani pun mendapat informasi dan termotivasi,” tambah Petrus.(advertorial/hms36/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved