Breaking News:

Pesona Borneo

Melihat Keelokan Kota Samarinda dan Liukan Sungai Mahakam dari Ketinggian Tebing Lonceng Mangkupalas

Melihat Keelokan Kota Samarinda dan Liukan Sungai Mahakam dari Ketinggian Tebing Lonceng Mangkupalas

Penulis: Nevrianto | Editor: Trinilo Umardini
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HADI PRASETYO
Warga berfoto di booth dengan latar pemandangan Kota Samarinda dari ketinggian Tebing Gunung Lonceng, di Jalan Dwikora Kelurahan Mangkupalas  Kecamatan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Melihat Keelokan Kota Samarinda dan Liukan Sungai Mahakam dari Ketinggian Tebing Lonceng Mangkupalas.

Kota Samarinda yang identik dengan Sungai Mahakam menjadi lebih elok jika dilihat dari ketinggian.

Tebing Lonceng, merupakan tempat yang dikunjungi warga untuk melihat keindahan kota tepian.

Warga berfoto di booth dengan latar pemandangan Kota Samarinda dari ketinggian Tebing Gunung Lonceng, di Jalan Dwikora Kelurahan Mangkupalas  Kecamatan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur. 
Warga berfoto di booth dengan latar pemandangan Kota Samarinda dari ketinggian Tebing Gunung Lonceng, di Jalan Dwikora Kelurahan Mangkupalas  Kecamatan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur.  (TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO)

Menaiki Tebing Lonceng atau Gunung Lonceng di Jalan Dwikora, Kelurahan Mangkupalas, Kecamatan Samarinda Seberang, Lia, warga Loa Duri Kabupaten Kutai Kartanegara bersama lima orang keluarga dan temannya berniat meraih kesan di akhir pekan.

Sesampainya di Tebing Lonceng, tanpa canggung Lia berpose difoto rekannya. Keluarganya pun menyaksikan.

Warga berfoto di booth dengan latar pemandangan Kota Samarinda dari ketinggian Tebing Gunung Lonceng, di Jalan Dwikora Kelurahan Mangkupalas  Kecamatan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur. 
Warga berfoto di booth dengan latar pemandangan Kota Samarinda dari ketinggian Tebing Gunung Lonceng, di Jalan Dwikora Kelurahan Mangkupalas  Kecamatan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur.  (TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HADI PRASETYO)

Kawasan wisata Tebing Lonceng dilengkapi, warung kuliner, warung kopi, dan toilet.

Juga booth berfoto ala kapal, panahan, tangan, becak, maupun tempat bersantai dengan pemandangan nyaris seluruh wilayah Kota Samarinda yang membentang dari Kota Samarinda, Samarinda Seberang hingga kawasan Palaran termasuk pemandangan yang memperlihatkan keelokan Sungai Mahakam beserta Jembatan Mahakam.

Warga berfoto di booth dengan latar pemandangan Kota Samarinda dari ketinggian Tebing Gunung Lonceng, di Jalan Dwikora Kelurahan Mangkupalas  Kecamatan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur. 
Warga berfoto di booth dengan latar pemandangan Kota Samarinda dari ketinggian Tebing Gunung Lonceng, di Jalan Dwikora Kelurahan Mangkupalas  Kecamatan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur.  (TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HADI PRASETYO)

"Bagus banget pemandangan alam di sini, bisa melihat keindahan Kota Samarinda yang dilalui Sungai Mahakam, hamparan pemandangan kota juga.Tempat berfoto pun tersedia hanya saja perlu pengawasan keamanan, misal pagar harus dibuat lagi untuk menjaga  keamanan bagi yang membawa anak-anak supaya tak jatuh atau tak terjadi hal hal yang diinginkan," harapnya.

Warga berfoto di booth dengan latar pemandangan Kota Samarinda dari ketinggian Tebing Gunung Lonceng, di Jalan Dwikora Kelurahan Mangkupalas  Kecamatan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur. 
Warga berfoto di booth dengan latar pemandangan Kota Samarinda dari ketinggian Tebing Gunung Lonceng, di Jalan Dwikora Kelurahan Mangkupalas  Kecamatan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur.  (TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HADI PRASETYO)

Tak hanya warga Kabupaten Kukar, warga Jalan Muhammad Said yaitu Aisyah, Depi, Rafi Wahyu mengungkapkan hal serupa sehingga larut menikmati suasana pemandangan Kota Samarinda di salah satu booth berfoto berbentuk kapal.

"Udara di Tebing Lonceng segar, saya bersama teman teman berfoto di booth kapal laksana naik kapal karena langsung meliht pemandangan Kota Samarinda dan Sungai Mahakam juga Jembatan Mahakam. Semoga kondisi jalan yang cukup curam menanjak diperbaiki karena ada sebagian jalan yang rusak," katanya.

Warga berfoto di booth dengan latar pemandangan Kota Samarinda dari ketinggian Tebing Gunung Lonceng, di Jalan Dwikora Kelurahan Mangkupalas  Kecamatan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur. 
Warga berfoto di booth dengan latar pemandangan Kota Samarinda dari ketinggian Tebing Gunung Lonceng, di Jalan Dwikora Kelurahan Mangkupalas  Kecamatan Samarinda Seberang, Kalimantan Timur.  (TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HADI PRASETYO)

Warga Mangkupalas yang mengelola warung minuman dan makanan ringan mengaku bersyukur destinasi wisata Tebing Lonceng mendukung perekonomian sekitar.

"Setahun lalu setelah lebaran Idul Fitri adalah awal berdirinya Tebing Lonceng saya pun bisa berjualan di sini. Bersyukur setiap hari ada yang berkunjung dan paling banyak setiap Sabtu dan Minggu bisa didatangi sekitar 100 orang," kata dia. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved