Breaking News:

Berita Pemkot Tarakan

Bentuk TP2D, Walikota Berharap Segala Macam Pembayaran Pajak dan Retribusi Dilakukan Non Tunai

Pemerintah Kota Tarakan membentuk tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah atau TP2D.

HUMAS DAN PROTOKOL PEMKOT TARAKAN
Walikota Tarakan Khairul 

TARAKAN- Pemerintah Kota Tarakan membentuk tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah atau TP2D.

Wali Kota Tarakan, dr Khairul mengatakan TP2D nantinya difokuskan pada sistem pembayaran non tunai menggunakan Quickrespon Indonesian Standar atau Qris untuk berbagai pembayaran.

Khususnya pembayaran pajak dan retribusi termasuk parkir.

"Itu kan masuk retribusi parkir, ada pajak juga, seperti nanti PDB macam-macam lah termasuk pasar, retribusi pasar, parkir dan lain-lain lah," ujar dr Khairul, Rabu (4/11/2020)

"Jadi harapan kita untuk semuanya termasuk juga mungkin bayar ke PDAM segala macam ada semua," tambahnya.

Dia mengatakan, dengan sistem ini tentu cukup memudahkan masyarakat dalam pembayaran.

"Selain itu ya juga untuk mencegah kebocoran (pungutan liar)" ungkapnya

Terkait sosialisasi di masyarakat, dia mengatakan nantinya akan dilakukan sosialisasi gabungan antara Dinas Komunikasi dan Informasi bersama Dinas yang menjalankan teknis pelaksanaan sistem tersebut.

"Juga bersama dengan Perbankan lah. Perbankan ini ya Bank Indonesia, termasuk juga nanti bank-bank pelaksana seperti BPD, BRI, BNI, terus mandiri dan sebagainya," tutupnya. (adv/M03)

 

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved