Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Sosialisasi Permendagri No 22 dan 25/2020, Fathul Halim Sebut Banyak Manfaat untuk Kesejahteraan

Fathul Halim mengingatkan setiap daerah di era otonomi daerah ini berlomba-lomba memajukan daerahnya masing-masing

Editor: Achmad Bintoro
TRIBUNKALTIM.CO/HO
Asisten Administrasi Umum HS Fathul Halim berikan sambutan pembukaan sosialisasi peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 22 tahun 2020 dan nomor 25 tahun 2020. Kegiatan tersebut digelar di hotel Harris Samarinda, Rabu (4/11/2020). 

SAMARINDA - Mewakili Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim, Asisten Administrasi Umum Setprov Kaltim HS Fathul Halim menghadiri Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 22/2020 tentang Tata Cara Krja Sama Daerah dengan Daerah Lain dan Kerja Sama dengan Pihak Ketiga dan Sosialisasi Permendagri Nomor 25/2020 tentang Tata Cara Kerja Sama Daerah dengan Pemerintah Daerah di Luar Negeri dan Kerja Sama Daerah dengan Lembaga di Luar Negeri, di Samarinda, Rabu (4/11).

Kegiatan hari kedua ini digelar Bagian Kerjasama Biro Humas Setprov Kaltim yang diikuti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkup Pemprov Kaltim, secara langsung dan virtual.

Sosialisasi menghadirkan narasumber Kasubdit Kerja Sama dan Penyelesaian Perselisihan Antar Daerah Direktorat Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan Kerja Sama Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Evan Fardianto.

Hadir Plh Karo Humas Andik Riyanto, Plt Kabag Kerjasama Biro Humas Hairil Anwal, Kasubbag Kerjasama Pemerintah Supiatmah dan Kasubbag Kerjasama Non Pemerintah Wilma Kania Febrina.

Dalam arahannya, Fathul Halim mengingatkan setiap daerah di era otonomi daerah ini berlomba-lomba memajukan daerahnya masing-masing. Menurut dia, setiap daerah pasti memilik potensi dan keunggulan, juga ada kekurangan dan keterbatasan, sehingga diperlukan kerja sama daerah lain guna mencapai kemajuan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.

"Jika kita mampu melakukan sinergi, komunikasi serta kerjasama berbagai pihak antar daerah, maka akan meningkatkan produktifitas kinerja guna kesejahteraan masyarakat dan percepatan pemenuhan pelayanan publik," katanya.

Kerjasama mampu meningkatkan kinerja bidang pemerintahan dan pembangunan, terutama efisiensi dan efektifitas pelayanan publik serta penyelenggaraan pemerintahan. Juga, peningkatan kapasitas SDM aparatur dan pembangunan daerah, investasi dan pendapatan daerah, penggalian dan pemanfaatan potensi daerah, transfer ilmu pengetahuan dan teknologi, daya saing daerah dan regional, termasuk peningkatan pertukaran budaya. "Banyak manfaat kerjasama yang muaranya meningkatkan kesejahteraan rakyat Kaltim," ungkapnya. (yans/ri/adv)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved