Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

RSUD AWS Tertinggi Pertama, Gubernur Minta Dievaluasi OPD yang Daya Serapnya Belum Maksimal

Disusul RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda dan Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

HUMASPROV KALTIM/SENO
RAPAT TEPRA - Gubernur Kaltim H Isran Noor menyerahkan penghargaan kepada RSUD AWS pada Rapat Pimpinan (Rapim) Tim Evaluasi Percepatan Penyerapan Anggaran (TEPRA) Kaltim tahun 2020, Kamis (5/11/2020). 

SAMARINDA - Pemerintah Provinsi Kaltim menyerahkan penghargaan kepada tiga organisasi perangkat daerah (OPD) yang realisasi serapan anggarannya tertinggi di lingkup Pemprov Kaltim. Yaitu, RSUD Abdul Wahab Syahranie (AWS) Samarinda sebagai OPD peringkat pertama yang penyerapan anggarannya tertinggi per 31 Oktober 2020.

Disusul RSJD Atma Husada Mahakam Samarinda dan Dinas Kependudukan, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A ) Kaltim sebagai peringkat kedua dan ketiga.

Penghargaan diserahkan Gubernur Kaltim H Isran Noor saat Rapat Pimpinan (Rapim) Tim Evaluasi Percepatan Penyerapan Anggaran (TEPRA) Kaltim tahun 2020 di Ruang Heart of Borneo Kantor Gubernur Kaltim, Kamis (5/11).

RAPAT TEPRA- Gubernur Kaltim H Isran Noor (tengah) pada Rapat Pimpinan (Rapim) Tim Evaluasi Percepatan Penyerapan Anggaran (TEPRA) Kaltim tahun 2020, Kamis (5/11/2020).
RAPAT TEPRA- Gubernur Kaltim H Isran Noor (tengah) pada Rapat Pimpinan (Rapim) Tim Evaluasi Percepatan Penyerapan Anggaran (TEPRA) Kaltim tahun 2020, Kamis (5/11/2020). (HUMASPROV KALTIM/SENO)

Penyerahan disaksikan Sekdaprov Kaltim HM Sa’bani, Asisten Administrasi Umum HS Fathul Halim, Kepala BPKAD Sa’aduddin, Karo Adbang Fadjar Djojoadikusumo, Plt Inspektorat Wilayah Muhammad Kurniawan serta seluruh OPD di lingkup Pemprov Kaltim secara virtual.

Gubernur Isran Noor mengapresiasi pencapaian OPD dan meminta agar program-program yang dilaksanakan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kaltim.

“Setiap OPD selalu saya ditekankan untuk memaksimalkan program yang berimbas pada serapan anggaran. Walaupun masih ada OPD yang belum maksimal baik dana APBN maupun APBD. Karena itu harus dilakukan evaluasi agar kedepan tidak terjadi lagi,” pesan Isran Noor.

Sementara Kepala Bappeda Provinsi Kaltim Dr H Aswin sebagai Ketua TEPRA Kaltim memaparkan perkembangan realisasi anggaran per 31 Oktober 2020, dimana posisi TEPRA Kaltim berada pada urutan ke delapan nasional, dan sebagian besar berada diatas rata-rata nasional.

Tingkat penyerapan anggaran OPD per 31 Oktober 2020 untuk 61,01 persen sampai 100 persen sudah dilaksanakan 14 OPD (RSUD AWS Samarinda, RSJD AHM Samarinda, DKP3A, Dishub. Satpol PP, Biro PPOD, Disbun, Dinsos, Disnak Keswan, Bakesbangpol, DKP, DPMPD, Disnakertrans dan DLH).

Kemudian serapan 56,10 persen - 61 persen ada 13 OPD. Serapan 51, 01 persen - 61 persen ada 8 OPD. Dan masih ada 11 OPD yang penyerapan anggaran masih di bahwah 0-51 persen. (mar/ri/adv)

Tags
daya serap
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved