Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Jembatan di Damai Segera Rampung, Pjs Bupati: Telah Buka Keterisolasian, Terimakasih PT KLJ

Diketahui, biaya pembangunan jembatan tersebut sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan PT Kruing Lestari Jaya (KLJ).

Editor: Achmad Bintoro
HUMASKAB KUBAR
APRESIASI - Pjs Bupati Kutai Barat M Syirajudin (tiga kiri) didampingi Plt Asisten I Setkab Kubar Faustinus Syaidirahman bersama jajarannya dan pihak managemen PT KLJ saat meninjau Jembatan di Kampung Damai Kota, Selasa (3/11/2020). 

SENDAWAR - Sebentar lagi, impian warga Kecamatan Damai untuk memiliki jembatan segera terwujud. Pasalnya, pekerjaan jembatan menghubungkan Kampung Damai Kota dan Kampung Damai Seberang terus dikebut penyelesaiannya dan ditargetkan akan rampung, pada 9 November 2020 mendatang.

Pjs Bupati Kubar M Syirajudin mengatakan keberadaan jembatan nantinya diyakini bukan hanya membuka keterisolasian saja. Melainkan memberikan efek domino terhadap provinsi tetangga yakni Kalimantan Tengah dan sejumlah kampung di wilayah Kecamatan Damai.

“Bukan tanpa beralasan, jembatan yang terdiri dilokasi strategis menguatkan jalur perekonomian masyarakat,”kata M Syirajudin, saat meninjau Jembatan di Kampung Damai Kota, Selasa (3/11).

Infrastruktur merupakan salah satu faktor pendukung penggerak pembangunan. Membangun jembatan itu, Pemkab Kubar tidak sendirian dibantu dengan pihak perusahaan setempat.

Diketahui, biaya pembangunan jembatan tersebut sepenuhnya ditanggung oleh perusahaan PT Kruing Lestari Jaya (KLJ). Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT KLJ yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sait atas kontribusinya kepada pembangunan di Kubar. Salah satunya, membangun jembatan ini,”ucapnya.

Lewi Robi selaku pihak managemen PT KLJ menambahkan progres penyelesaiannya jembatan yang memiliki panjang sekitar 202,5 meter dan lebar sekitar 7 meter ini, ditargetkan rampung sekitar 9 November 2020.

Pembangunan jembatan ini, sebenarnya program dari Pemkab Kubar. Tetapi pembiayaannya 100 persen sepenuhnya di tanggung PT KLJ. Hal ini sebagai kontribusi nyata untuk kita semua,”ujarnya

Meskipun sudah selesai nantinya, belum bisa digunakan sementara. Karena pada 10 November 2020, akan dilakukan prosesi upacara adat dulu sesuai dengan adat di wilayah tersebut dan dilangsungkan Tuhing sekitar empat hari.

Selanjutnya, jembatan itu tidak hanya PT KLJ saja menggunakannya (melintasi), tetapi untuk umum atau semua masyarakat boleh menggunakannya,”tandasnya. (adv/hms6/naw)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved