Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Kaltim Terima 22.886 Sertifikat dari 1 Juta yang Diserahkan Presiden Jokowi

Prosesi penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat ini juga disaksikan secara virtual oleh 31 provinsi dan 201 kabupaten/kota

Editor: Achmad Bintoro
HUMASPROV KALTIM
SERAHKAN SERTIFIKAT - Didampingi Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN bidang Reformasi Birokrasi Gunawan Muhammad dan Kepala Kanwil BPN Prov Kaltim Asnaedi, Gubernur Kaltim Isran Noor menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah kepada 6 orang perwakilan masyarakat dari Kutai Kartanegara, Samarinda dan Balikpapan. 

SAMARINDA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan secara simbolis 1 Juta Sertifikat Tanah untuk Rakyat se-Indonesia di Istana Negara, Senin (9/11). Prosesi penyerahan sertifikat tanah untuk rakyat ini juga disaksikan dan diikuti secara virtual oleh 31 provinsi dan 201 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

"Kita bekerja dengan target untuk sertipikat tanah ini. Dimulai pada 2015 dengan hanya bisa menerbitkan 500 ribu sertipikat tanah, selanjutnya setelah ditarget, penerbitan sertipikat tanah terus meningkat setiap tahunnya. Yakni pada 2016 sebanyak 1,1 juta sertifikat tanah, selanjutnya 5,4 juta (2017), 9,3 juta (2018), 11,2 juta (2019) dan 2020 karena pandemi ditargetkan 7 juta, tapi saya yakin akan melebihi target," ujar Jokowi.

Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor mengatakan masyarakat Kaltim menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas penyerahan sertipikat tanah, sebagai sebuah wujud yang selama ini didambakan oleh masyarakat secara luas, khususnya di Kaltim. Karena kepastian tehadap kepemilikan lahan ataupun tanahnya sudah ada.

Didampingi Staf Ahli Menteri ATR/Kepala BPN bidang Reformasi Birokrasi Gunawan Muhammad dan Kepala Kanwil BPN Prov Kaltim Asnaedi, Gubernur menyerahkan secara simbolis sertifikat tanah kepada 6 (enam) orang perwakilan masyarakat dari Kutai Kartanegara, Samarinda dan Balikpapan.

Kaltim menerima 22.886 sertifikat tanah dari 1 juta yang diserahkan Presiden Jokowi secara simbolis. Hingga 2020, sudah 59,55 persen bidang tanah masyarakat Kaltim yang sudah masuk pendaftaran tanah sistematis lengkap. Ditargetkan akan rampung 100 persen pada 2025. (her/ri/adv)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved