Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Pertama di Kubar, Kemenag Gelar Pemilihan Duta Kerukunan Pelajar

Untuk pertamakalinya Pemilihan Duta Kerukunan Pelajar ini dilakukan di Kubar. Selanjutnya, dapat memberikan warna

Editor: Achmad Bintoro
HUMASKAB KUBAR
DUTA KERUKUNAN - Salah seorang peserta sedag diuji kemampuannya dalam pemilihan Duta Kerukunan Pelajar Kutai Barat2020 di aula Kantor Kemenag Kubar, Sabtu (7/11/2020). 

SENDAWAR - Sebanyak 19 pelajar menunjukkan kompetensi mereka dalam tahapan pemilihan Duta Kerukunan Pelajar Kabupaten Kutai Barat, Sabtu (7/11) pekan lalu.

Di hadapan tiga penguji yang dipimpin Kasubag TU kantor Kementerian Agama H. Achmad Syofian, S.Ag mereka disodori berbagai pertanyaan terkait sikap kebangsaan, dan toleransi beragama. Dua penguji lain disamping Kasubbag TU, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Kutai Barat Pdt. Robert Markus dan Danramil Kecamatan Melak Kapten Edward.

Pertanyaan dari Pdt Robert Markus cenderung tentang sikap toleransi antar umat beragama, sedangkan Kapten Edward menggali kemampuan peserta dalam hidup berbangsa dan bernegara. Sementara itu Kasubag TU menilai, makalah yang telah disodorkan setiap peserta berisi peran dari duta kerukunan pelajar itu sendiri di tengah masyarakat.

Nomor peserta diundi panitia sehari sebelumnya saat mengikuti technical meeting di tempat yang sama, aula kantor Kementerian Agama kabupaten Kutai Barat. Pada sesi wawancara Sabtu (7/11) pagi, seluruh pelajar bersemangat mengikuti ajang lomba pemilihan duta kerukunan ini.

Diharapkan mereka yang terpilih nanti dapat mewakili rekan pelajar lainnya dalam memupuk serta membawa misi kerukunan di kalangan pelajar. Untuk pertamakalinya Pemilihan Duta Kerukunan Pelajar ini dilakukan di Kubar. Selanjutnya, dapat memberikan warna tersendiri dalam mendukung program pembangunan di Kabupaten Kutai Barat.

Untuk angkatan pertama ini, panitia hanya memilih sembilan pelajar dari seluruh peserta yang mengikuti. Dari jumlah itu harus mewakili enam agama yang diakui pemerintah di wilayah Kubar. Dan diranking berdasarkan skor tertinggi di masing-masing agama. Bersyukur lima dari enam agama yang diakui pemerintah ada di wilayah Kubar, terkecuali agama Konghucu.

Di balik kegiatan uji kompetensi, Kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten Kutai Barat H. Muhammad Izzat Solihin, S.Ag., M.Pd setia memantau perkembangan tes tersebut dan berharap dapat berjalan dengan baik dan lancar.(hms36/naw)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved