Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Utara

Santan Tengah Jadi Percontohan Binaan Kemenag RI, Tahun Ini Terpilih Desa di Kukar dan Papua

Salah satunya melalui zakat. Saya tegaskan sesuai namanya, program percontohan ini harus betul-betul menjadi contoh

HUMASKAB KUKAR/PROKOM
BINAAN KEMENANG - Penetapan program percontohan desa binaan Bimas Islam Kemenag RI tersebut ditandai dengan menabuh bedug oleh Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag RI, Prof Kamaruddin Amin, didampingi Plt Bupati Kukar H Chairil Anwar. 

TENGGARONG – Kementerian Agama (Kemenag) RI melalui Direktorat Jenderal Bimas Islam, menetapkan Desa Santan Tengah, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai desa percontohan binaan Ditjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam pertama di Indonesia tahun 2020.

Penetapan program percontohan desa tersebut ditandai dengan penabuhan bedug oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Bimas Islam Kemenag RI Prof Kamaruddin Amin didampingi Plt Bupati Kukar H Chairil Anwar, awal pekan tadi, di Desa Santan Tengah Kecamatan Marangkayu.

“Ini merupakan program pemberdayaan masyarakat meliputi bidang ekonomi, pendidikan, pembinaan keagamaan, kesehatan, dan sosial kemanusiaan. Program ini didesain untuk berkelanjutan selama kurun waktu setidaknya tiga tahun, meliputi fase perintisan, pelaksanaan, dan selanjutnya adalah kemandirian,” kata Prof Kamaruddin.

BINAAN KEMENANG - Penetapan program percontohan desa binaan Bimas Islam Kemenag RI tersebut ditandai dengan menabuh bedug oleh Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag RI, Prof Kamaruddin Amin, didampingi Plt Bupati Kukar H Chairil Anwar. Warga desa menyambutya dengan tarian tradisional.
BINAAN KEMENANG - Penetapan program percontohan desa binaan Bimas Islam Kemenag RI tersebut ditandai dengan menabuh bedug oleh Direktur Jenderal Bimas Islam Kemenag RI, Prof Kamaruddin Amin, didampingi Plt Bupati Kukar H Chairil Anwar. Warga desa menyambutya dengan tarian tradisional. (HUMASKAB KUKAR/PROKOM)

Program tersebut, jelasnya, juga sebagai wujud inovasi kebijakan yang lebih berbasis pencapaian. Dengan pemberdayaan masyarakat, maka hasilnya jelas langsung dirasakan. Pendekatan agama diambil karena posisi agama secara inheren menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan masyarakat.

"Program ini wujud kehadiran negara dalam berbagai permasalahan di tengah masyarakat," katanya.

Ia menambahkan, Kemenag tidak hanya bertanggung jawab sebagai pembimbing dan penyebar nilai-nilai keagamaan, tetapi ingin berposisi sebagai rujukan dalam pengamalan Agama islam yang konsisten dan bervisi rahmatan lilalamin.

“Membangun masyarakat yang mandiri dan kuat menurut agama Islam basisnya adalah saling membantu antar masyarakat. Salah satunya melalui zakat. Saya tegaskan sesuai namanya, program percontohan ini harus betul-betul menjadi contoh. Jangan hanya diresmikan lalu hilang. Ini pertaruhan kita bahwa ini harus berlanjut di masa yang akan datang," ujarnya.

Sementara itu Plt Bupati Kukar H Chairil Anwar mengapresiasi atas dipilihnya desa Santan Tengah sebagai program percontohan binaan Ditjen Bimas Islam Kemenag RI Tahun 2020.

“Terima kasih dan apresiasi kepada Ditjen Bimas Islam Kemenag RI yang telah melaunching program percontohan di Desa Santan Tengah, Marangkayu. Semoga apa yang diharapkan dari proper ini dapat berjalan dengan baik dan menjadi contoh dimasa yang akan datang,” ujar Chairil, mengapresiasi.

Diketahui, pemilihan lokasi program tersebut mengacu pada wilayah tertinggal, terdepan dan terluar di Indonesia, berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) 131/2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015.

Program itu telah dimulai sejak tahun 2018. Sejumlah daerah telah menikmatinya, yaitu Sambas (Kalbar), Bantar Gebang Bekasi, Inhil (Riau), Donggala (Sulteng), Aceh Singkil (Aceh). Tahun Anggaran 2020 terdapat dua daerah di Indonesia yang terpilih yakni Kutai Kartanegara (Kalimantan Timur) dan menyusul Papua. (advertorial/prokom10)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved