Breaking News:

Virus Corona di Bulungan

Polemik Pilkades Serentak di Bulungan, Dinas Kesehatan Sebut Tugasnya Cegah Cluster Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, dr Imam Sudjono, turut menghadiri rapat koordinasi menyikapi rencana pelaksanan pemilihan kepala desa

Penulis: Amiruddin | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, AMIRUDDIN
Kadis Kesehatan Bulungan, dr Imam Sudjono, saat ditemui di Kantor Gubernur Kaltara, Jl Agatis, Tanjung Selor, Rabu (11/11/2020). TRIBUNKALTARA.COM/AMIRUDDIN 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR - Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, dr Imam Sudjono, turut menghadiri rapat koordinasi menyikapi rencana pelaksanan pemilihan kepala desa ( Pilkades) di Bulungan, Rabu (11/11/2020).

Rapat yang diinisiasi Pemprov Kalimantan Utara ( Kaltara) itu, dilaksanakan di ruang rapat Kantor Gubernur Kaltara, Jalan  Agatis, Tanjung Selor.

Rapat itu merupakan buntut polemik pelaksanaan pilkades, yang dianggap bisa menggangu pemilihan kepala daerah (pilkada) Bulungan.

Pasalnya, sejumlah tahapan pilkades yang akan dilaksanakan pada 16 Desember, dianggap beririsan atau bersamaan dengan Pilkada Bulungan.

Pilkada Bulungan bakal dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Baca juga: Ternyata Masih Ada 3.000 Lebih Pemilih di Kubar Belum Miliki e-KTP, Begini Penjelasan KPU

Baca juga: NEWS VIDEO Banding Kasus Doping Ditolak, Andrea Iannone Dilarang Balapan 4 Tahun

dr Imam Sudjono mengatakan, antara pelaksanaan pilkades dan Pilkada Bulungan sebetulnya risikonya sama saja.

"Malah kalau dari sisi risiko penularan Covid-19, pilkades risikonya lebih kecil, karena hanya dilaksanakan di 56 desa.

Berbeda dengan Pilkada Bulungan, yang akan dilaksanakan di 81 desa atau seluruh wilayah Bulungan," kata Imam Sudjono, saat ditemui TribunKaltara.com, seusai rapat, Rabu siang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved