Breaking News:

Opini

Rindu Bung Tomo

Namun jika pertanyaan itu diajukan kepada saya, maka saya akan menjawab Bung Tomo. Kenapa Bung Tomo?

Editor: Achmad Bintoro
HO/Dok Pribadi
Mariman Darto, Kepala Puslatbang KDOD LAN 

Rindu Bung Tomo

Oleh Mariman Darto, Kepala Puslatbang KDOD LAN

Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), memaknai pahlawan sebagai orang yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran. Selain itu, pahlawan juga diartikan sebagai pejuang yang gagah berani. Pengertian ini semakna dengan kata hero, yakni orang yang dihormati karena keberanian (peribadi yang mulia) dan orang yang dikagumi karena kecakapan, prestasi, atau karena sebagai idola.

Lalu siapa pahlawan yang Anda kagumi? Jawabannya pasti beragam. Tentu sesuai dengan persepsi dan perspektif kita masing-masing.

Namun jika pertanyaan itu diajukan kepada saya, maka saya akan menjawab Bung Tomo. Kenapa Bung Tomo?

Bagi saya, Bung Tomo itu sosok pejuang pemberani. Bung Tomo adalah simbol perlawanan rakyat jelata terhadap penjajah. Pria yang lahir di Surabaya pada 3 Oktober 1920 tersebut, mampu menggerakkan Arek-arek Suroboyo melawan pendudukan Inggris dan Belanda di Surabaya.

Beliau adalah singa podium yang cerdas, dengan pidatonya yang menggetarkan jiwa. Menghidupkan jiwa-jiwa mati. Membangkitkan mental tempe menjadi mental baja yang kuat dan perkasa.

Robeknya bendera Belanda di atas Hotel Yamato pada 19 September 1945 yang memicu Pertempuran Surabaya itu adalah manifesto semangat Bung Tomo.

Sebagai orator berkelas, pidato Bung Tomo sangat dinanti. Coba kita baca pidato penutup Bung Tomo saat memimpin pertempuran Surabaya :

...
Lebih baik kita hancur lebur
daripada tidak merdeka.
Semboyan kita tetap!
Merdeka atau mati!

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved