Tewas di Kosan Samarinda

FAKTA Terbaru, Pelaku Pembunuhan Istri Siri di Samarinda juga DPO Polres Palu Kasus Penggelapan 

Pelaku pembunuhan Suharni Salihi (49) yang diketahui berdomisili di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, tertangkap pada Senin (16/11/2020) kemarin.

TRIBUNKALTIM.CO, MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Yuliansyah didampingi Kapolsek Samarinda Kota, AKP Aldy Harjasatya, Selasa (17/11/2020) siang ini. TRIBUNKALTIM.CO, MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jabarudin pelaku pembunuhan Suharni Salihi (49) yang diketahui berdomisili di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, tertangkap pada Senin (16/11/2020) kemarin.

Pelaku langsung dibawa ke Polsek Samarinda Kota, Jalan Bhayangkara, Kelurahan Bugis, Kecamatan Samarinda Kota, Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur sekitar pukul 19.25 Wita setelah dibekuk tim gabungan.

Tim itu terdiri atas Jatanras Polda Kaltim, Jatanras Polresta Samarinda dan Polsek Kota Samarinda. Penangkapan terjadi di  Jalan Poros Lintas Tengah Kutai Barat.

Jabarudin mengaku dalam penyelidikan yang dilakukan jajaran Polsek Samarinda Kota, pernah dimediasi pada tanggal 7 November 2020 lalu karena melakukan penggelapan sejumlah uang dengan nilai Rp 13 juta.

Baca juga: Singkat, Gisella Cuma Ucap Kalimat Ini Usai Diperiksa Sebagai Saksi Kasus Video Syur Mirip 19 Detik

Baca juga: NEWS VIDEO Evaluasi Penanganan Covid-19 di Kabupaten Berau, Undang Pihak Klaster Baru Penyebaran

Uang Rp 13 juta ini diketahui dibawa lari dari tangan korban ketika akan dilangsungkan pernikahan sah tepatnya di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Pelaku ternyata sudah menjalani kisah kasih selama satu tahun namun tidak ada ikatan yang sah secara hukum dan mendatangi korban ke Kota Palu.

Namun, pada hari pernikahan yang ditentukan dan sudah menyebarkan undangan, pelaku malah kabur ke Kota Samarinda dan membawa uang Rp 13 juta yang disebut-sebut sebagai uang mahar.

"Korban pun melaporkan hal tersebut ke Polres Palu dan ditangani, namun kabur ke Kota Samarinda dan masuk Daftar Pencarian Orang ( DPO)," jelas Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman, melalui Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Yuliansyah, (17/11/2020) saat press rilis di Mako Polresta Samarinda.

Lantaran tidak mendapati keberadaan pelaku, korban Suharni Salihi yang gerah dengan perilaku calon suami sahnya ini akhirnya nekat menyusul ke Kota Tepian.

Baca juga: Ini Tiga Alasan Perumda Air Minum Danum Taka PPU Lakukan Penyesuaian Tarif

Baca juga: Tak Dapat Restu Dari Orantua Pujaan Hatinya, Siswa SMK di Blora Gantung Diri, Sempat Tulis Surat

Pelaku mengaku, pernah mengajak korban ke rumah sang ibu di Kelurahan Sungai Kapih, Kecamatan Sambutan, Kota Samarinda. Korban pun langsung mendatangi rumah sang ibu dan mempertanyakan perihal kejelasan pernikahan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved