Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Pjs Bupati Kubar: Pemkab Serius Menangani Covid-19

Kata Pejabat Sementara Bupati Kubar H M Syirajudin SH MT ketika melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Melak, Selasa (17/11)

HUMASKAB KUBAR
Pjs Bupati Kutai Barat HM Syirajudin SH MT 

SENDAWAR - Perkembangan Covid-19 di Kubar saat ini mulai kembali merangkak naik dari zona kuning ke zona orange, untuk itu penanganan covid-19 menjadi perhatian serius Pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Pejabat Sementara Bupati Kubar H M Syirajudin SH MT ketika melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Melak, Selasa (17/11).

”Saya ditugaskan Gubernur melalui SK Mendagri untuk melanjutkan pembangunan dan pemerintahan, kemasyarakatan, menyukseskan pilkada dan melakukan pencegahan covid-19 di Kubar selama Bupati definitif melaksanakan cuti, oleh sebab itu melalui kunjungan kerja selalu tidak henti-hentinya mengingatkan warga masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan,” terang Pjs Bupati.

Lebih lanjut H M Syirajudin menjelaskan tugas Pjs Bupati salah satunya adalah melakukan pencegahan dan memutus mata rantai Covid-19 tidak bisa hanya berharap kepada tenaga medis, namun ini merupakan tugas kita bersama.

Satgas Covid-19, dari tingkat kabupaten, kecamatan dan kampung ini lah yang diperlukan kerjasama dengan TNI dan Polri dalam rangka penegakan hukum terkait peraturan Bupati. Seperti melakukan operasi yustisi seperti di tingkat kabupaten, semoga juga berjalan di kecamatan dan kampung, hal ini sangat penting untuk penegakan hukum untuk mewaspadai wabah covid-19.

Sekali lagi 80 persen pencegahan merupakan tugas kita bersama dan 20 persen penanganan kesehatan untuk itu sangat penting diketahui tim satgas yang terbentuk hingga ke level bawah betul-betul melaksanakan tugasnya. Covid-19 tidak bisa kita prediksikan akan berakhir, namun pemerintah hanya bisa mempersiapkan strategi untuk penanganannya dengan harapan bisa mengaktifkan kembali posko di Jambuk dan Penyinggahan.

Berkenaan dengan Covid-19 maka petinggi, camat diharapkan bisa terus melakukan sosialisasi secara masif kepada masyarakat. Dimana warga yang belum begitu memahami tentang covid-19, maka kita bisa terus melakukan sosialisasi . Dan di masa pandemi saat ini perlu adanya perubahan perilaku dari normal, dengan perubahan yang tidak normal di masa pandemi perubahan perilaku dalam upaya pencegahan covid-19.

Dalam kesempatan tersebut Pjs Bupati juga meminta Kapolsek dan Danramil untuk sama-sama melakukan pendekatan kepada Kepala Kampung, kepala Adat dan masyarakat agar bisa memahami di kondisi pandemi covid-19.

“Kita tentu sangat paham dan mengerti dengan budaya dan adat istiadat masyarakat sejak lama, namun dengan pendekatan tentu masyarakat juga bisa memahami dan mematuhi dimana covid-19 tidak bisa kita anggap remeh,” terang PJs.

Di tempat manapun yang terjadi berkumpul banyak orang tidak menutup kemungkinan covid-19 akan menular, oleh sebab itu satgas covid-19 di kecamatan dan kampung diharapkan bisa melakukan pendekatan agar warga mengerti dan memahami terkait bahaya covid-19, sebagai strategi kita memutus mata rantai covid-19.
Selanjutnya Pjs Bupati mengucapkan terimakasih terkait penyerapan angga DD yang berkenaan dengan BLT.

“Untuk penerima BLT diharapkan warga yang menerima adalah warga yang membutuhkannya, jangan sampai ada data yang salah menerima, orang yang mampu. Tolong data-data yang ada diteliti dan dibenahi oleh kepala kampung, pendamping desa dan DPMPK, mudah-mudahan yang menerima BLT yang betul-betul dibawah garis kemiskinan, ” harap Bupati.

PJS juga mengharapkan setiap kampung sudah menggunakan DD untuk program pengadaan masker untuk pencegahan covid-19, melakukan penyemprotan secara rutin, serta sosialisasi kepada masyarakat agar warga mematuhi protokol kesehatan. Dan DD tahun 2020 diharapkan betul-betul fokus pada pencegahan dan penanganan covid-19. (adv/hms10/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved