Pemilik Honda CBR 1000RR SP Ditawari Mobil dan Rumah, Tabrakan Moge vs Mobil di Purwokerto

Lebih menghebohkan, pengendara moge berinisial D (25) mengaku ditawari mobil dan rumah milik pengemudi mobil berinisial A (30) sebagai "uang damai"

gas2.org
Ilustrasi kecelakaan lalu lintas (gas2.org) 

TRIBUNKALTIM.CO, PURWOKERTO  - Sikap pemilik motor gede yang terlibat tabrakan dengan sebuah mobil menolak tawaran "uang damai" berupa mobil dan rumah pengemudi yang menabraknya.

Bukan karena nilainya kurang, tapi masalah kemanusiaan. Pengemudi tersebut juga dalam kondisi ekonomi keluarga yang belum mapan dan masalah kesehatan anggota keluarganya. 

Dalam beberapa hari terakhir jagat maya dihebohkan dengan beredarnya video tabrakan yang melibatkan sebuah mobil Daihatsu Ayla dan sepeda motor Honda CBR 1000RR SP.

Kecelakaan yang melibatkan moge tersebut diketahui berada di Jalan HR Bunyamin, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (17/11/2020) sore.

Lebih menghebohkan, pengendara moge berinisial D (25) mengaku ditawari mobil dan rumah milik pengemudi mobil berinisial A (30) sebagai "uang damai".

Pengakuan tersebut disampaikan D melalui sebuah video yang diunggah dalam akun Instagram pribadinya, Rabu (18/11/2020).

Baca juga: Berikut ini Daftar Kereta Api yang Tidak Mewajibkan Penumpang untuk Jalani Rapid Test

Baca juga: Libatkan 32 Faskes, KPU Samarinda Bakal Gelar Rapid Test untuk 17.658 anggota KPPS dan Pam TPS

Kasat Lantas Polresta Banyumas AKP Ryke Rhimadila menjelaskan, peristiwa kecelakaan tersebut bermula dari kesalahpahaman.

"Pada saat kejadian pengendara CBR memang agak ke tengah. Pengemudi Ayla pada saat akan menyalip tidak bisa menguasai kendaraan akhirnya terjadi kecelakaan," kata Ryke di Kantor Satlantas Mapolresta Banyumas, Jumat (20/11/2020).

Akibatnya, pengendara CBR terseret sekitar enam meter. Pengendara CBR juga mengalami patah tulang pada bagian lengan tangan kiri dan lecet pada beberapa bagian tubuhnya.

Ryke mengatakan, sebelum terjadi kecelakaan kedua belah pihak sempat terlibat adu mulut di lokasi lain. "Betul (sempat adu mulut), karena salah paham. Kalau kita mengendarai sepeda motor untuk balancing memang agak digas," jelas Ryke.

Terkait adanya unsur kesengajaan dari pengemudi Ayla yang menabrak pengendara moge, Ryke tidak dapat memastikannya.

"Saya tidak bisa memastikan, karena penyelidikan sementara distop, karena kedua belah pihak menyepakati berdamai," ujar Ryke.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved