Breaking News:

Dokter Anik Diterbangkan ke Balikpapan

BREAKING NEWS Direktur RSUD Kudungga dr Anik Istiandari Diterbangkan dengan Helikopter ke Balikpapan

Helikopter berangkat dari Sangatta menuju Balikpapan pukul 14.00 wita membawa dr Anik Istiandari MPH, 2 perawat dan satu dokter

TRIBUNKALTIM.CO, Dini Anggita
Helikopter yang mengangkut Direktur RSUD Kudungga dr Anik Istiandari MPH dari Sangatta ke Balikpapan siap berangkat, Sabtu (21/11/2020) TRIBUNKALTIM.CO, Dini Anggita 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pesawat berjenis PK-Fun dari Balikpapan, tiba di helipad Kantor Bupati Kutim sekitar pukul 13.00.

Helikopter buatan Amerika ini berangkat dari Sangatta menuju Balikpapan pukul 14.00 wita bersama 1 pilot 2 awak helikopter, 1 dokter, 2 perawat dan dr Anik Istiandari MPH.

Helikopter yang datang ini, telah menyiapkan APD lengkap dengan handsinitizer. Seperti yang diungkapkan oleh Suyatno selaku pilot helikopter tersebut.

Baca juga: Ternyata Bisa Bikin Hidangan Jadi Tidak Lebih Sehat, Ini 6 Kesalahan Sepele saat Makan

Baca juga: NEWS VIDEO Viral Kisah Ibu & 4 Anaknya yang Masih Kecil Tinggal di Gubuk Reot

Baca juga: Garuda Indonesia Luncurkan Rute Baru Balikpapan -Tarakan, Gunakan Pesawat Bombardier CRJ-1000

Baca juga: Terjawab, FPI Bukan Lagi Ormas Terdaftar, Tak Boleh Berkegiatan, Penjelasan Kemendagri Sejak 2019

"Kita harus selalu siap dengan kondisi seperti ini, semua lengkap, APD, handsinitizer lengkap," ujar Suyatno. Sabtu(21/11/20).

Sebelumnya pada tanggal 15 November 2020 Dr Anik masuk IGD RSUD Kudungga dengan keluhan batuk, nyeri tenggorokan, mual, muntah nyeri ulu hati, badan lemas, sulit tidur, 

Atas permintaan keluarga dr Anik Istiandari MPH dibawa dengan helikopter menuju RS di Balikpapan.

Baca juga: SEBELUM Ricky Yacobi Meninggal, Vennard Hutabarat Sempat Peluk dan Lihat Keanehan di Bola Mata

Baca juga: Miliki Layar 6,44 inci dan Baterai Berkapasitas 4.100 mAh, Spesifikasi Vivo V20 SE Aquamarine Green

Penggunaan helikopter dikarenakan beliau memiliki riwayat jantung dan tidak memungkinkan bila melalui jalur darat karena  menempuh waktu yang lama.

Saat ini Kadis Kesehatan Kutim belum bisa dikonfirmasi terkait peristiwa ini.

TRIBUNKALTIM.CO/Dini

Penulis: Dini Anggita Sumantri
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved