Breaking News:

Penanganan Covid

Efek Vaksin Covid-19 Nyeri Kemerahan dan Bengkak, KIPI Sebut Reaksi Alamiah, Jarang Bisa Dihindari

Efek vaksin Corona atau covid-19 nyeri kemerahan dan bengkak, KIPI sebut reaksi alamiah, jarang bisa dihindari

TRIBUNKALTIM.CO/MARGARET SARITA
Rapid test massal terus dilakukan Dinas Kesehatan Kutim demi mendeteksi dini warga yang terpapar Virus Corona. TRIBUNKALTIM.CO/MARGARET SARITA 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA --  Efek vaksin Corona atau covid-19 nyeri kemerahan dan bengkak, KIPI sebut reaksi alamiah, jarang bisa dihindari.

Ketua Komnas Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi ( KIPI ), Prof. Hindra Irawan Satiri, SpA(K), MTropPaed, menanggapi beragam mitos yang beredar di masyarakat, terkait vaksin yang disebut mengandung zat berbahaya.

Ia menerangkan, pasca vaksinasi efek samping ringan seperti nyeri, kemerahan, maupun bengkak, merupakan reaksi alamiah dan jarang bisa dihindari.

"Hal ini tidak benar, karena tentu saja kandungan vaksin sudah diuji sejak pra klinik. Sebenarnya vaksin tidak berbahaya, namun perlu diingat vaksin itu produk biologis.

Oleh sebab itu vaksin bisa menyebabkan nyeri, kemerahan, dan pembengkakan yang merupakan reaksi alamiah dari vaksin. Jadi memang kita harus berhati-hati mengenai mitos-mitos terkait KIPI ini," ujarnya dalam keterangan yang diterima, Jumat (19/11/2020).

Apabila ditemukan KIPI, sebenarnya semua masyarakat bisa melaporkan ke Komnas KIPI melalui situs, www.keamananvaksin.kemkes.go.id.

 “Yakinlah keamanan vaksin itu dipantau sejak awal. Bahkan setelah vaksin diregistrasi, tetap dipantau dan dikaji keamanannya”, ungkap Prof. Hindra.

Ia menegaskan, bahwa aspek keamanan dalam pembuatan vaksin menjadi hal yang utama.

Semua fase-fase uji klinik vaksin memiliki syarat yang harus dilakukan. Semua syarat harus terpenuhi baru boleh melanjutkan ke fase berikutnya.

Namun dalam keadaan khusus, seperti pandemi covid-19, proses dipercepat tanpa menghilangkan syarat-syarat yang diperlukan.

Halaman
1234
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved