Breaking News:

Menghilang di Sungai Mahakam

Kepolisian Masih Cari Barang Bukti Lain Hasil Rampasan Dua Pelaku, Tas Isi Uang Rp 1,2 Juta

Selasa (17/11/2020) lalu, dua pelaku Jusman (22) dan Aspiansyah (21) tak hanya beraksi merampas barang milik korban Gusti Dwi Prasojo (18). Pada puku

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kedua Pelaku, Jusman (22) dan Aspiansyah (21) saat dihadirkan dalam pers rilis di Mako Polresta Samarinda, Minggu (22/11/2020) sore. TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Selasa (17/11/2020) lalu, dua pelaku Jusman (22) dan Aspiansyah (21) tak hanya beraksi merampas barang milik korban Gusti Dwi Prasojo (18).

Pada pukul 02.00 Wita dini hari, keduanya diketahui mendorong Gusti hingga tenggelam ke Sungai Mahakam dan ditemukan meninggal dunia dua hari setelahnya.

Sebelum melakukan pendorongan pada korban Gusti, pelaku Aspiansayah, melakukan terlebih dulu terhadap Muhammad Zidan Maulana (19), saksi sekaligus korban selamat dalam kasus ini.

Modus pelaku yang mengincar korban Gusti sudah terlihat. 

Sebelum Zidan datang menyusul tepatnya di kawasan tepian, pinggir Sungai Mahakam, Jalan RE Martadinata, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimanta Timur.

Dua pelaku ini meminjam korek pada korban Gusti.

Saat Zidan datang setengah jam kemudian, 01.30 Wita sebelum kejadian pendorongan.

Dua pelaku ini datang meminta rokok dan memperlihatkan sebuah foto dari ponselnya.

Zidan lengah, kemudian menjadi korban pertama yang didorong, namun berhasil selamat usai memegang dinding cor turap dan merambat hingga intake PDAM yang berjarak 200 meter dari titik ia didorong oleh pelaku. 

Terungkap bahwa aksi kedua pelaku ini menggunakan kendaraan bermotor milik sang orang tua.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved