Breaking News:

Menghilang di Sungai Mahakam

TERUNGKAP Dua Pelaku di Samarinda Sudah Mengincar Korban Gusti Sebelum Dorong ke Sungai Mahakam

Dua pelaku perampasan dengan kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia, berhasil diungkap jajaran gabungan kepolisian Subdit Jatanras Polda

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Yuliansyah didampingi Kanit Jatanras Polresta Samarinda, Kapolsek Samarinda Ulu dan Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu saat press rilis di Mako Polresta Samarinda, Jalan Slamet Riyadi, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, Minggu Sore (22/11/2020). TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Dua pelaku perampasan dengan kekerasan hingga menyebabkan korban meninggal dunia, berhasil diungkap jajaran gabungan kepolisian Subdit Jatanras Polda Kaltim, Satreskrim Polresta Samarinda, dan Polsek Samarinda Ulu.

Dua pelaku diketahui bernama Jusman (22) warga Jalan P. Bendahara RT. 07, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur.

Satu lagi bernama, Aspiansyah (21) Jalan Mas Penghulu Gang Satu RT. 08, Kelurahan Masjid, Kecamatan Samarinda Seberang, Kota Samarinda Provinsi Kalimantan Timur.

Baca Juga: Dini Hari, Jasad Pria yang Menghilang di Sungai Mahakam Ditemukan, 100 Meter dari Lokasi Kejadian

Baca Juga: NEWS VIDEO Dini Hari, Jasad Pria yang Menghilang di Sungai Mahakam Ditemukan

Baca Juga: NEWS VIDEO Polisi Lakukan Pra Rekonstruksi dan Pendalaman Saksi, Dugaan Didorong ke Sungai Mahakam

Dalam gelaran press rilis yang digelar jajaran Polresta Samarinda hari ini pukul 16.30 Wita, diungkapkan bahwa dua pelaku sudah mengincar korban yang diketahui meninggal dunia akibat didorong oleh pelaku, yakni Gusti Dwi Prasojo (18) Warga Wiraguna, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, pada Selasa (17/11/2020) dini hari pukul 02.00 Wita lalu.

"Sebelum berdua, korban (Gusti) duduk-duduk di Tepian (Kawasan Teluk Lerong) sendiri. Dua pelaku ini sudah mengincar korban namun aksi perempasan sejenak terhenti lantaran datangnya saksi dan korban selamat, Zidan," jelas Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman, melalui Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Yuliansyah saat press rilis hari ini, Minggu (22/11/2020).

Diketahui, Zidan menyusul korban Gusti sekitar pukul 01.30 Wita dari Kawasan Karpotek, Kecamatan Sungai Kunjang, dan kemudian keduanya duduk bersama di tepi Sungai Mahakam, kawasan RE Martadinata, Kelurahan Teluk Lerong Ilir, Kecamatan Samarinda Ulu, Kota Samarinda, tempat Gusti memberitahukan dengan mengirim pesan singkat di grup pertemanan merekan.

Korban Gusti dan Zidan duduk berdampingan, dengan posisi berbeda.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved