Breaking News:

Menghilang di Sungai Mahakam

Begini Polisi Ungkap Misteri Pelaku Pendorong Korban Tenggelam di Sungai Mahakam yang Minim Petunjuk

Gerak cepat tim gabungan yang terdiri dari Subdit Jatanras Polda Kaltim, Jatanras Macan Borneo Satreskrim Polresta Samarinda dan Jajaran Polsek, yakni

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Yuliansyah didampingi Kanit Jatanras Polresta Samarinda, Kapolsek Samarinda Ulu dan Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu saat pers rilis di Mako Polresta Samarinda, Minggu Sore (22/11/2020), terkait tertangkapnya 2 pelaku pendorong korban Gusti dan Zidan ke Sungai Mahakam. TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA- Gerak cepat tim gabungan yang terdiri dari Subdit Jatanras Polda Kaltim, Jatanras Macan Borneo Satreskrim Polresta Samarinda dan Jajaran Polsek, yakni Polsek Samarinda Ulu dan Polsek Samarinda Seberang, saat memburu pelaku pendorongan korban Gusti Dwi Prasojo (18) yang tenggelam di perairan Sungai Mahakam, terbilang menjadi misteri.

Petunjuk awal yang minim, tentu menyulitkan jajaran tim gabungan memburu pelaku pendorong.

Ditambah lagi saksi hanya korban selamat yaitu Muhammad Zidan Maulana (19) adalah satu-satunya saksi kunci yang dimiliki jajaran tim gabungan.

Saksi dan korban selamat yang ikut didorong ke Sungai Mahakam, Zidan, diketahui melihat dua orang pelaku tak dikenal, mendekatinya dan korban Gusti sebelum didorong.

Modus dua pelaku sempat meminta rokok dan memperlihatkan sebuah foto di ponsel untuk memecah konsentrasi korban.

Tak hanya itu, dua pelaku juga sempat memperlihatkan badik yang dibawa untuk mengancam korban.

Sebelum akhirnya Zidan terlebih dulu didorong dan menyusul korban Gusti, yang akhirnya tenggelam dan ditemukan dua hari kemudian.

Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman melalui Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Yuliansyah menjelaskan dua pelaku akhirnya tertangkap dan terdeteksi jajarannya setelah satu tersangka didapati sedang berada di atas kapal KM Adhitya tujuan Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan, yaitu tersangka Jusman (22), yang akhirnya diamankan di Pelabuhan Parepare, Kamis (19/11/2020) malam lalu.

Tersangka Jusman ini juga pernah ditahan kasus pencurian kendaraan bermotor di Rutan Sempaja Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur.

Setelah mengamankan satu pelaku dan berhasil dibawa ke Kota Samarinda, Jusman diperiksa dan mengaku bahwa ia sengaja melakukan aksi pendorongan dengan motif ingin merampas barang berharga milik korban Gusti.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved