Breaking News:

Berita Pemkab Berau

Dinas Kesehatan Berau Gelar Kursus Higiene Sanitasi Makanan

“Tujuannya juga untuk mengetahui syarat-syarat makanan laik sehat. Kegiatan ini juga sebagai pembinaan dan pengawasan

HUMASKAB BERAU
BERI PELATIHAN - Dinas Kesehatan memberikan pelatihan atau kursus hygiene sanitasi makanan kepada para penjual makanan jajanan. 

TANJUNG REDEB – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Berau memberikan pelatihan atau kursus higiene sanitasi makanan. Pelatihan dilakukan kepada penjual makanan jajanan, penjamah makanan, jajanan wisata kuliner yang ada di Kecamatan Tanjung Redeb, Gunung Tabur dan Sambaliung.

Kepala Dinkes Berau, Iswahyudi menyampaikan, pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan penjual makanan terkait aturan dalam menyajikan makanan kepada para konsumen, seperti kesehatan makanan, sumber maupun pengolahan.

“Tujuannya juga untuk mengetahui syarat-syarat makanan laik sehat. Kegiatan ini juga sebagai pembinaan dan pengawasan pemerintah kepada penjual makanan jajanan,” jelasnya.

Pelatihan ini dilakukan dengan metode presentasi, pembahasan, masukan dan diskusi. “Pesertanya kita ambil dari penjual makanan di tepian Teratai, Ahmad Yani, Gunung Tabur dan Sambaliung,” ungkap Iswahyudi.

Dengan adanya pelatihan ini diharapkan semakin memberikan pemahaman kepada pemilik penjual makanan agar memenuhi syarat-syarat yang telah diberlakukan dalam menjalankan usaha jajanan makanan ini. Apalagi para penjual makanan ini semakin bertambah. Tentu saja perlu adanya pemahaman sehingga menghindarkan resiko kesehatan kepada para konsumen.

“Ini harapan kita agar penjual makanan yang ada bisa mengikuti aturan sesuai dengan standar kesehatan dan persyaratan higiene sanitasi yang telah diatur pemerintah. Pelatihan ini juga menjadi salah satu syarat administrasi yang harus dipenuhi untuk memperoleh laik higiene sanitasi,” jelasnya.

Selain itu, pelatihan ini juga sebagai bagian dalam mendukung sektor pariwisata. Dengan ditetapkan kawasan wisata kuliner di tepian Teratai, Ahmad Yani, Sambaliung dan Gunung Tabur, tentu saja tingkat hygiene sanitasi makanan harus terjaga. Sehingga wisatawan yang datang bisa lebih tenang dalam menikmati sajian yang ditawarkan para penjual makanan.

“Nantinya juga mereka akan diberikan sticker dari Dinas Kesehatan. Yang menandakan bahwa penjual tersebut telah memenuhi berbagai persyaratan kesehatan. Target kita seluruh penjual makanan ini bisa memenuhi standar yang ada,” pungkasnya. (adv/hms5)

Tags
sanitasi
Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved