Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Utara

Pjs Gubernur Teguh Minta Camat Jangan Pernah Bosan Ingatkan Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid, jumlah total yang terkonfirmasi positif di Kaltara per 22 November 2020 sebanyak 1.144 orang

Editor: Achmad Bintoro
HUMASPROV KALTARA
BERSAMA CAMAT - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kaltara Teguh Setyabudi foto bersama para camat usai memimpin Rakor Camat se-Kaltara di Swisbell-Hotel Tarakan, Senin (23/11/2020). 

TARAKAN - Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Teguh Setyabudi berpesan agar camat se-Kaltara tetap bersemangat dalam penanganan Covid-19. Hal ini disampaikannya saat menutup Rapat Koordinasi (Rakor) Camat se-Kaltara, Senin (23/11) di Swisbell-Hotel Tarakan.

Dikatakannya, camat adalah garda terdepan penanganan Covid-19. Terlebih lagi di Kaltara perkembangannya cukup massif sehingga semua stakeholder harus memberikan atensi khusus.

“Jangan jenuh tetap semangat, karena dimanapun berada kita selalu berbicara penanganan Covid-19. Dalam berbagai kesempatan, persoalan ini terus saya singgung,” kata Teguh.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid, jumlah total yang terkonfirmasi positif di Kaltara per 22 November 2020 sebanyak 1.144 orang. Dimana saat ini bertambah 54 orang dibanding hari sebelumnya. Sedangkan yang sembuh tercatat 889 orang. Kemudian yang masih dirawat ada 242 orang dan yang meninggal 15 orang.

“Pemprov tentu saja menyatakan prihatin atas perkembangan pandemi di Kaltara,” jelasnya.

Penambahan yang terbesar adalah di Kota Tarakan yang dibandingkan hari sebelumnya bertambah 47 orang, dan Bulungan bertambah 7 orang. Dengan demikian di Tarakan yang terkonfirmasi positif menjadi 564 orang, Bulungan 351 orang, Malinau 138 orang, Nunukan 74 orang dan Tana Tidung 17 orang.

“Karena itu, Pemprov akan mengambil kebijakan dan tindakan kongkrit dengan mengutamakan aspek kesehatan masyarakat namun tetap mempertimbangkan jalannya roda perekonomian tetap jalan.

“Khususnya kepada pak camat, jangan pernah bosan menyampaikan ini kepada masyarakat kita,” ungkap Teguh.

Termasuk pengawasan terhadap aktivitas masyarakat di area publik dan transportasi umum. Seperti pelabuhan, bandara, terminal, pasar, restaurant dan cafe akan dilakukan. Termasuk lokasi yang berpeluang terjadinya kerumunan termasuk kampanye pilkada.

“Jajaran Satpol PP didukung TNI/Polri akan melakukan operasi dan tindakan dalam penanganan pandemi agar penyebarannya dapat dicegah dan diminimalisasir,” tuntasnya.(adv/humas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved