Breaking News:

Berita Pemkab Kutai Barat

Cabor Kick Boxing Diminati Banyak Pemuda, Kejurkab 2020 Ditutup Ketua KONI Kubar

Cabang Olahraga (Cabor) Kick Boxing nyatanya memiliki banyak peminat yang didominasi oleh kaum muda.

HUMASKAB KUBAR
ATLET KICK BOXING - Sebagian atlet cabang olahraga kick boxing yang berlada di Kerjurkab Kutai Barat 2020. Meskipun masih tergolong baru terbentuk dan berusia kurang dari satu tahun, minat pemuda terhadap cabang ini cukup tinggi. 

SENDAWAR - Meskipun masih tergolong baru terbentuk dan berusia kurang dari satu tahun di Kabupaten Kutai Barat. Cabang Olahraga (Cabor) Kick Boxing nyatanya memiliki banyak peminat yang didominasi oleh kaum muda.

Terlihat dalam Kejuaraan Terbuka Kick Boxing 2020 Kubar yang diikuti oleh 42 peserta dan berlangsung selama dua hari. Kejuaraan ini didominasi kaum muda berusia pelajar, yang kedepannya bisa menjadi bibit atlet berprestasi dan mengharumkan nama kabupaten di pentas nasional maupun internasional.

"Banyak peminat yang masih tergolong usia pelajar. Ini cukup bagus karena jika terus ditekuni akan menjadi atlet berprestasi dalam bidang olahraga. Lebih baik mereka menyalurkan energi kepada kegiatan positif di atas ring seperti ini. Ketimbang harus melakukan sesuatu (berkelahi) yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain," kata Ketua Panitia Kejurkab Kick Boxing 2020 Kubar, Upitius S.H pada Minggu (22/11).

Sementara itu, Ketua KONI Kubar, Stefanus Ujung S.P yang juga dipercaya menjadi Ketua Kick Boxing Indonesia cabang Kubar secara resmi menutup turnamen terbuka tersebut. Dirinya mengharapkan dengan digelarnya turnamen terbuka ini membuka kesempatan lahirnya atlet berprestasi asal Kubar.

"Pemerintah melalui KONI Kubar akan terus mensupport kegiatan olahraga untuk selalu berkembang. Di Kubar ini sudah ada 37 cabor yang terdaftar dan semuanya akan terus didukung perkembangannya. Agar kedepannya bisa bersaing dengan kabupaten lain untuk melahirkan atlet berprestasi," ungkap Stefanus Ujung.

Dirinya juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang datang untuk menonton pertandingan tersebut. Rasa haus masyarakat untuk mendapatkan hiburan berupa tontonan pertandingan olahraga tentu sangat dipahaminya.

"Karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19, saya mengharapkan semua bisa mentaati protokol kesehatan. Tetap gunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum dan setelah masuk tempat kegiatan," tegasnya.

Diharapkan pula turnamen terbuka ini dapat terus terselenggara di tahun-tahun berikutnya. Dan tentunya bisa lebih besar dan meriah setelah masa pandemi ini berakhir.(adv/hms36/naw)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved