Ancam Pertanian Kaltim, Belasan Kg Benih Tanaman Ilegal Luar Negeri Dimusnahkan

Karantina Pertanian Balikpapan kembali memusnahkan benih tanaman ilegal dari berbagai negara.

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Karantina Pertanian Balikpapan kembali memusnahkan benih tanaman ilegal dari berbagai negara.TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN- Balai Karantina Pertanian Balikpapan kembali memusnahkan benih tanaman ilegal dari berbagai negara.

Adapun jumlah komoditas yang akan dimusnahkan, berupa benih tanaman sebanyak 11,539 kg.

Seluruhnya berasal dari Australia, Taiwan, Singapura, Malaysia, Tonga, Jepang dan Inggris.

Serta media tanam sebanyak 4,32 kg dari Australia yang masuk melalui Kantor Pos, Indonesia.

Baca Juga: Tahukah Anda, Ini Protokol Karantina yang Diterapkan untuk Jemaah Umrah dari Luar Arab Saudi

Baca Juga: UPDATE Virus Corona di Kutim, Sepekan Tambah 103 Pasien, Dinkes Siapkan Tempat Karantina untuk OTG

Baca Juga: Arab Saudi Akhirnya Buka Kembali Umrah Untuk Jamaah Luar Negeri, Ada Batasan Umur, Wajib Karantina

Kepala Karantina Pertanian Balikpapan, Abdul Rahman, mengatakan, semua media pembawa tidak dilengkapi sertifikat kesehatan.

Hal ini jelas tidak sesuai dengan amanah Undang-undang 21 tahun 2019 tentang karantina hewan, ikan dan tumbuhan.

"Tidak ada sertifikat kesehatan dari negara asal dan surat ijin pemasukan benih dari Menteri Pertanian Republik Indonesia," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, Kota Balikpapan memang merupakan gerbang utama Pulau Kalimantan.

Hal ini pun mendukung Kota Balikpapan sebagai pusat bisnis dan industri di Provinsi Kalimantan Timur.

Tentu dengan fasilitas bandara internasional, pelabuhan laut dan Kantor Pos yang sudah mempunyai akses ekspor dan impor.

Maka, tak heran jika banyak lalu lintas komoditas pertanian dari berbagai negara, terjadi secara legal maupun ilegal di Kota Minyak.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved