Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Timur

Pusat Diminta Beton Jalan Kukar-Kubar, Gubernur: Kalau Hanya Pemeliharaan Ya Akan Terus Seperti Ini!

Salah satu ruas jalan nasional yang ditinjau pagi kemarin adalah Loa Janan - batas Kota Tenggarong - Simpang Senoni sepanjang 82,01 km.

Editor: Achmad Bintoro
HUMASPROV KALTIM/SYAIFUL ANWAR
BERDOA DULU - Gubernur Kaltim H Isran Noor dan Kepala Bappeda HM Aswin serta anggota rombongan lainnya berdoa di teras Kantor Gubernur sebelum bertolak ke Kubar. 

SAMARINDA - Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, Minggu (29/11) melakukan kunjungan kerja sekaligus peninjauan ruas jalan dari Samarinda, Kutai Kertanegara (Kukar) hingga Kutai Barat (Kubar).

Beberapa titik lokasi menjadi target peninjauan. Di antaranya ruas Jalan P Suryanata – Patung Lembuwana – Tenggarong – Sp. 3 Senoni – Kota Bangun hingga Muara Tae Kabupaten Kutai Barat.

Salah satu ruas jalan nasional yang ditinjau pagi kemarin adalah Loa Janan - batas Kota Tenggarong - Simpang Senoni sepanjang 82,01 km. Jalan nasional ini mendapat dana pemeliharaan rutin APBN untuk tahun 2020 sebesar Rp8,2 miliar.

Pekerjaan pemeliharaan ini ditangani Satker SKPD Tugas Pembantuan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat Kaltim.

Setelah menyaksikan langsung kondisi jalan Kukar-Kubar, Gubernur Isran Noor menegaskan, tidak ada cara lain agar daya dukung jalan semakin baik, maka ruas jalan Kukar hingga Kubar harus ditingkatkan. "Kalau hanya pemeliharaan setiap tahun ya akan terus seperti ini," kata Isran.

Sebab itu, ke depan APBN harus menyediakan anggaran lebih besar guna peningkatan kualitas dan daya dukung jalan.

"Jadi kalau pemeliharaan hanya flexible pavement atau aspal, maka ini harus kita perjuangkan untuk menjadi rigid pavement (beton) seluruhnya. Jadi Samarinda ke Kubar mungkin beberapa jam saja sudah bisa tembus," kata Isran setibanya di Melak, Minggu sore.

Pemeliharaan jalan dengan aspal, tingkat kekuatan tidak tahan lama. Karena tidak sedikit kendaraan yang melintas memiliki beban lebih 10 ton, baik dari angkutan sawit maupun alat berat.

Jika jalan bisa diganti dengan rigid pavement (beton) maka kekuatan jalan itu bisa dilalui kendaraan dengan beban hingga 20 ton. Pekerjaan lain yang ditinjau Gubernur Isran Noor dan rombongan antara lain preservasi Jalan SenoniGusig-l - Kota Bangun - Gusig senilai Rp44,4 miliar dan penanganan longsoran Desa Jembayan Rp8 miliar.

Preservasi Jalan Gusig - Simpang Blusuh MYC 2020-2022 Rp160,7 miliar. Preservasi Jalan Simpang Blusuh - Simpang Damai - Barong Tongkok - Mentiwan (Sendawar) Rp17,4 miliar. Pemeliharaan rutin transisi Gusig - Simpang Blusuh (swakelola) Rp1,4 miliar.

Tim BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional) Kaltim juga melaporkan preservasi Jalan Simpang Blusuh - batas Provinsi Kalimantan Tengah (MYC 2020-2022) senilai Rp189,8 miliar, serta pemeliharaan rutin transisi Simpang Blusuh - batas Provinsi Kalimantan Tengah (swakelola) senilai Rp 1,6 miliar.

"Pekerjaan pemeliharaan beberapa ruas jalan ini juga melibatkan masyarakat untuk pekerjaan-pekerjaan minor seperti pemasangan batu pada drainase," imbuh Kepala Biro Humas Setprov Kaltim HM Syafranuddin yang mendampingi Gubernur.

Selain meninjau ruas jalan Samarinda-Kukar-Kubar, Gubernur Isran Noor juga melakukan peninjauan miniranch Gunung Bayan di Kecamatan Siluq Ngurai, Kutai Barat.

Beberapa pejabat tampak mendampingi Gubernur Isran Noor dalam rangkaian rombongan yang bergerak dari Kantor Gubernur, tepat pukul 08.00 Wita, setelah doa bersama. Antara lain Kepala Bappeda Kaltim HM Aswin, Plt Kadisnak dan Keswan Sri Sulastri, Kepala Biro Infrastruktur dan Sumber Daya Hj Lisa Hasliana, dan Kepala Biro Humas HM Syafranuddin.

Tampak juga Kepala Bapenda Kaltim Hj Ismiati yang secara khusus mengundang Gubernur Isran Noor untuk meresmikan Samsat Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (Paten) di Linggang Bigung, Kutai Barat pada Senin (30/11) ini. (sul/ri/adv)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved