Breaking News:

Berita Pemprov Kalimantan Utara

2020 Memang Tahun Berat, Namun Pjs Gubernur Optimistis Tahun 2021 Ekonomi Membaik

Menurut Teguh, dalam menghadapi pandemi dan dampak yang ditimbulkan, sinergi dari seluruh komponen bangsa sangat dibutuhkan.

Editor: Achmad Bintoro
HUMASPROV KALTARA
Grafis Alokasi APBN untuk Kaltara 

TANJUNG SELOR - Tahun 2021, perekonomian domestik diproyeksikan membaik dan ditatap dengan optimistis. Pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Utara (Kaltara) diproyeksikan berkisar pada angka 7 persen sampai dengan 7,4 persen.

Namun demikian, kewaspadaan harus tetap ditingkatkan di tengah risiko ketidakpastian yang masih tinggi.

Keberhasilan dalam mengendalikan pandemi akan menjadi faktor penting dalam menentukan akselerasi pemulihan ekonomi.

“Tahun 2020 adalah tahun yang sangat berat, dimana pandemi yang awalnya merupakan permasalahan kesehatan, secara cepat merambat menjadi pemicu permasalahan ekonomi,” kata Penjabat Sementara (Pjs) Gubernur Kaltara, Teguh Setyabudi.

Menurut Teguh, dalam menghadapi pandemi dan dampak yang ditimbulkan, sinergi dari seluruh komponen bangsa sangat dibutuhkan.

“Dalam hal ini, satuan kerja kementerian/lembaga dan pemerintah daerah di Kaltara harus saling bekerja sama sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing, untuk memastikan agar APBN tetap mampu mewujudkan Indonesia yang sejahtera, adil, dan makmur,” urainya.

Dampak positif dari dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Kaltara terhadap perekonomian semakin nyata, yang dapat dilihat pada kinerja pertumbuhan ekonomi triwulan ketiga yang menunjukkan adanya titik balik aktivitas ekonomi. Pertumbuhan ekonomi triwulan kedua ke triwulan ketiga (Q-to-Q) di Kaltara mencapai 2,99 persen.

Salah satu komponen pendorong pertumbuhan pada triwulan ketiga, adalah konsumsi pemerintah yang tumbuh positif 2,43 persen dibanding triwulan sebelumnya, dan berkontribusi sebesar 7,25 persen terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) triwulan berkenaan.

Disebutkan Teguh, momentum perbaikan ini perlu terus dijaga pada triwulan berikutnya, sebagai modal pemulihan ekonomi di 2021, khususnya bagaimana belanja pemerintah dapat terus menjadi motor pertumbuhan ekonomi.

“Di situasi ekonomi yang sedang kurang bersahabat seperti ini, belanja pemerintah memiliki peran sebagai penggerak utama perekonomian di Kaltara agar senantiasa tumbuh. Sesuai arahan Presiden, APBN 2021 harus segera dimanfaatkan dan dibelanjakan. Satuan kerja yang memiliki pagu besar segera melaksanakan lelang dini di Desember, Bupati dan Walikota di Kaltara juga harus segera melakukan pengesahan Perda APBD secara tepat waktu. Hal ini perlu dilakukan agar ekonomi di Kaltara dapat bergerak,” beber Teguh.

Selain itu, Teguh juga meminta agar anggaran bantuan sosial secepatnya dicairkan agar perekonomian di lapisan bawah juga dapat tumbuh.(adv/humas)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved