Breaking News:

Berita Pemkab Berau

Camat Gunung Tabur Lantik BPK di 3 Kampung

Usai pelantikan, Anang menyampaikan, BPK memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan pembangunan di kampung

HUMASKAB BERAU
PELANTIKAN - Camat Gunung Tabur Anang Saprani melantik anggota badan permusyawaratan kampung (BPK) di tiga kampung yaitu Maluang, Pulau Besing dan Sembakungan. 

TANJUNG REDEB – Camat Gunung Tabur, Anang Saprani melantik anggota badan permusyawaratan kampung (BPK) di tiga kampung yaitu Maluang, Pulau Besing dan Sembakungan. Pelantikan dilakukan dengan pengambilan sumpah dan janji dan penandatanganan surat keputusan.

Usai pelantikan, Anang menyampaikan, BPK memiliki peran yang sangat penting dalam mewujudkan pembangunan di kampung. Berbagai upaya pun dilakukan untuk semakin meningkatkan peran BPK di masing-masing kampung, mulai dari pemilihan hingga pelatihan dari pemerintah daerah.

“Kita harapkan BPK semakin profesional dalam menjalankan kinerjanya di kampung. Dengan bersama-sama pemerintah kampung dalam membangun daerahnya masing-masing. Pahami apa saja aturan yang telah ditetapkan pemerintah dalam menjalankan pemerintahan di kampung,” ujarnya.

Ia mengatakan bahwa BPK dan kepala kampung harus saling bersinergi dan menciptakan hubungan kerja sama yang baik. Sehingga program yang akan dijalankan bisa berjalan dengan lancar dan baik. Sesuai dengan perencanaan yang telah disusun dalam membangun kampung. Tentu saja dalam mewujudkan hal tersebut diperlukan peningkatan kapasitas BPK.

“BPK bisa paham tugas dan fungsinya dalam menjalankan pemerintahan di kampung khususnya pembangunan. Karena peran BPK ini sebagai pengawas atau DPRD kampung. Tentu saja pengawasan harus dilakukan secara maksimal, jangan sampai ada program berjalan tidak sesuai dengan ketentuan yang ada,” tegasnya.

BPK menjadi mitra kerja pemerintah kampung. Tentu harus saling mendukung. Sehingga bisa mewujudkan pemerintahan yang baik. BPK juga menjadi salah satu pilar kokohnya pembangunan di kampung. Diakui bahwa sering terjadi ketidaksepahaman antara BPK dengan kepala kampung. Diharapkan kedepan hal ini tidak terjadi lagi. Karena menghambat program perencanaan pembangunan di kampung.

Ditegaskan agar suasana kerja di kampung bisa diwujudkan dengan baik. Memberikan dukungan satu sama lain dan menerapkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Anggaran sering menjadi pemicu persoalan. Tentu saja perlu adanya kerja sama. BPK memberikan pengawasan terhadap seluruh anggaran dan program kerja yang dijalankan kepala kampung. Sementara kepala kampung menjalankan program sesuai keperluan yang ada di masyarakat. Mari jaga hubungan harmonis antara keduanya,” pungkasnya. (adv/hms5)

Editor: Achmad Bintoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved