Breaking News:

Sinkronisasi Pengembangan Industri Rumput Laut Bagi Kesejahteraan Masyarakat Daerah Pesisir (2)

TANTANGAN pada tahun berikutnya akan semakin berat karena dampak pandemi Covid-19 yang masih belum yakin tertangani secara tuntas hingga akhir tahun

Editor: Tohir
IST
DR Rustam.SE 

Indikator kesejahteraan nelayan/pembudidaya rumput laut belum tersedia secara rinci dari NTP yang dirilis BPS. Tak ada salahnya, sebagai indikator proksi dapat diamati melalui nilai tukar nelayan (NTN) atau nilai tukar pembudidaya ikan (NTPI).

Selama Januari-Desember 2019 sebelum terjadinya pandemi Covid-19 tampak bahwa NTN dan NTPI (2012=100) menunjukkan nilai indeks diatas 100. Artinya, nelayan dan pembudidaya ikan mengalami kenaikan dalam hal perdagangan, yaitu tingkat rata-rata harga yang diterima mengalami kenaikan yang lebih cepat daripada tingkat rata-rata harga yang dibayarkan terhadap tahun dasar atau tingkat rata-rata harga yang diterima mengalami penurunan yang lebih lambat daripada tingkat rata-rata harga yang dibayarkan terhadap tahun dasar.

NTN selama tahun 2019 terjadi fluktuasi indeks bulanan, peningkatan indeks berkisar antara 0,15% (terendah di bulan Februari) s.d. 0,69% (tertinggi di bulan Agustus). Namun, pada bulan-bulan tertentu juga terjadi penurunan indeks berkisar antara minus 0,70% (terendah di bulan Maret) s.d. minus 0,16% (tertinggi di bulan Juli).

NTPI selama tahun 2019 juga terjadi fluktuasi secara bulanan, pola peningkatan dan penurunan indeks relatif sama. Di tengah pandemi Covid-19 yang ditengarai oleh berbagai para ahli dimulai pada bulan Maret 2020 di Indonesia, NTN pada tiga bulan berturut-turut (April, Mei, Juni) indeksnya mengalami penurunan atau indeknya kurang dari 100.

Penurunan NTN antar bulan di tahun 2020 di tengah pandemi Covid-19 terjadi pada tiga bulan berturut-turut, yaitu Februari (minus 0,79%), Maret (minus 0,26%), dan April (minus 1,56%). NTN pada bulan-bulan yang lain indeksnya mengalami peningkatan dan tumbuh berkisar antara 0,01% (terendah di bulan Oktober) s.d. 0,80% (terendah di bulan Juli).

Pertumbuhan indeks bulanan pada periode Juli-Oktober 2020 semakin melambat. NTPI selama tahun 2020 juga terjadi fluktuasi secara bulanan, pola peningkatan dan penurunan indeks relatif sama. Ke depan, semoga berbagai upaya pemerintah diharapkan mampu mengangkat kesejahteraan petani.

Pemerintah harus mengambil peran penting bagi pengembangan masyarakat di daerah pesisir sesuai Nawa Cita, antara lain: pemanfaatan dana desa secara optimal (misalnya, pembentukan koperasi desa yang profesional), pembangunan infrastruktur yang memadai (pelabuhan/dermaga kecil sebagai akses transportasi), dan pembangunan sarana untuk fasilitas kesehatan dan pendidikan.

Ketiga prioritas pembangunan desa pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia akan menjadi poros maritim bagi penguatan ketahanan ekonomi nasional. Tentu saja, pemberdayaan masyarakat di desa pesisir dengan adanya pengembangan industri rumput laut diharapkan akan meningkatkan kapasitas masyarakat tersebut dalam upaya meningkatkan kualitas hidup, kemandirian, dan kesejahteraan (BPS: Kajian Sosial Ekonomi Desa Maritim, 2015).

Hilirisasi industri rumput laut sesuai amanah Perpres No. 33 tahun 2019 adalah suatu keniscayaan sehingga strategi pengembangan industri rumput laut nasional 2018-2021 dapat tercapai sesuai target yang diharapkan.

Pendekatan kebijakan pemanfaatan sumberdaya alam komoditas rumput laut secara lestari dan berkelanjutan patut didukung program pengembangan dan penguatan industri rumput laut oleh semua pihak, antara lain: industri pangan, pakan ternak dan ikan, pupuk, produk farmasi, dan produk kosmetik.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved