Breaking News:

Efek La Nina Tidak Hanya Banjir, BPBD Samarinda Imbau Masyarakat Selalu Waspada

Plt Kepala BPBD Kota Samarinda, Wahiduddin menyampaikan bahwa masyarakat harus selalu waspada terhadap efek La Nina, tentunya tidak hanya banjir.

TRIBUNKALTIM.CO, MOHAMMAD FAIROUSSANIY
LONGSOR yang terjadi di kawasan Jalan Lumba-lumba, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, pada 28 November 2020 lalu, menimpa bangunan rumah ibadah. (TRIBUNKALTIM.CO/ MOHAMMAD FAIROUSSANIY) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Kota Samarinda, Kalimantan Timur tentang fenomena La Nina, tentu telah diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Kota Samarinda.

BPBD Kota Samarinda, tak hanya siaga efek dari La Nina yang menyebabkan curah hujan menjadi tinggi di Kota Tepian.

Plt Kepala BPBD Kota Samarinda, Wahiduddin menyampaikan bahwa masyarakat harus selalu waspada terhadap efek La Nina, tentunya tidak hanya banjir.

"Efek La Nina tidak hanya banjir, tapi longsor juga. Karena angin cukup kencang, sehingga pohon-pohon cenderung bergerak dan menyebabkan tumbang, serta tanah-tanah menjadi tidak stabil," imbau Wahiduddin, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: Waspada Hujan Intensitas Tinggi di Balikpapan, La Nina Diperkirakan Hingga Mei 2021

Baca juga: TPID Balikpapan Prediksi Fenomena La Nina Beri Tekanan Inflasi

Ia menggambarkan, efek La Nina di Kota Tepian selain banjir, juga longsor.

Seperti longsor di kawasan Jalan Lumba-lumba, Kelurahan Selili, Kecamatan Samarinda Ilir, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur, tepatnya 4 dan 28 November 2020 lalu, yang menyebabkan satu bangunan tempat ibadah terdampak.

Pada Agustus dan Oktober 2020 lalu juga terjadi dan mengakibatkan rumah warga terdampak. Pergerakan tanah pada Oktober 2020, mengakibatkan pohon disekitar kawasan tersebut bergeser hingga tumbang.

Kesemua peristiwa tentu diawali curah hujam tinggi yang terjadi, lantaran efek La Nina yang sedari awal diprediksi hingga akhir tahun 2020 oleh BMKG Samarinda.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Fairoussaniy
Editor: Mathias Masan Ola
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved