Breaking News:

Pilkada Serentak 2020

Kawal Suara di Pilkada Serentak 2020, PDIP Kaltim Gelar Bimtek Siber Tim BSPN

Upaya mengawal suara pada pemilihan kepala daerah di 9 kabupaten kota seluruh Kalimantan Timur, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kalimantan Timur

HO/PDIP KALTIM
PELATIHAN -  PDIP Kaltim menggelar Bimtek Siber BSPN yang diikuti perwakilan dari 9 kabupaten/kota yang menggelar Pilkada Serentak 2020.  

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG – Upaya mengawal suara pada pemilihan kepala daerah di 9 kabupaten kota seluruh Kalimantan Timur, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kalimantan Timur ( PDIP Kaltim ) mengundang seluruh tim informasi teknologi atau IT di 9 kabupaten/kota untuk mengikuti bimbingan teknis atau Bimtek Siber Tim Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN) daerah tahun 2020.

Tak terkecuali tim BSPN dari Kutai Kartanegara (Kukar), sebagai salah satu daerah yang akan menggelar pemilihan kepala daerah pada 9 Desember mendatang.

“Ini dalam rangka mengawal dan mengamankan suara daerah-daerah yang akan bertarung pada Pilkada tahun 2020 ini,” kata Sekretaris BSPN Kaltim Ahmad Syahrul, melalui keterangan tertulis, yang diterima media ini, Kamis, 3/12/2020.

Panitia menjelaskan, para peserta bimtek nantinya akan bertugas untuk mentabulasi data yang telah dikumpulkan oleh seluruh saksi BSPN di tempat pemungutan suara atau TPS yang ada di 9 kabupaten/kota seluruh Kalimantan Timur.

Baca juga: PDIP Kaltim Belum Putuskan Siapa Pengganti Calon Walikota Bontang Adi Darma

Baca juga: NEWS VIDEO Hadiri Musancab & Rakercabsus, Ketua DPD PDIP Kaltim Safaruddin Singgung Persiapan Pilgub

Baca juga: Ketua DPD PDIP Kaltim Benarkan Rekomendasi ke Bacalon Andi Harun-Rusmadi di Pilkada Samarinda

Untuk jumlah, berkisar delapan hingga 10 ribu saksi yang bakal mengawal di TPS se-Kaltim.

Tak sekedar mentabulasi data, para peserta Bimtek Siber BSPN juga nantinya akan menganalisa data yang masuk, agar dapat mendeteksi jika ada kejanggalan, apalagi mengarah kepada kecurangan yang dapat merugikan partai.

Secara teknis, masih kata Syahrul, ada dua pola pengamanan suara yang diterapkan BSPN PDIP Kaltim.

Pertama secara semi digital menggunakan aplikasi microsoft exel, kedua, aplikasi khusus yang telah dirancang BSPN pusat.

Baca juga: Sekjen PDIP Kaltim Bantah Partainya Dukung Paslon Barkati-Darlis di Pilkada Samarinda 2020

Baca juga: Ananda Emira Moeis Terjunkan Baguna PDIP Kaltim saat Banjir Samarinda, Minta Pemerintah Lakukan Ini

“Jadi kawan-kawan yang kami latih ini adalah tim IT atau tim analis kamar hitung, yang hanya ada satu disetiap kabupaten/kota,” kata Syahrul.

Karena pandemi Corona atau covid-19, pada Bimtek Siber Tim BSPN daerah ini hanya melibatkan dua delegasi dari setiap kabupaten/kota.

“Kita terkendala dengan protokol kesehatan, sehingga kami hanya mengundang dua orang tim IT dan analisa untuk pelatihan hari ini,” ungkap Syahrul.

Baca juga: PDIP Kaltim Semprot Disinfektan Rumah Ibadah dan Fasilitas Umum, Tahap Awal 8 Kelurahan

Baca juga: Soal Jumlah Kursi Legislatif Pemilu 2019, Begini Jawaban Ketua DPD PDIP Kaltim

Tak sekedar itu saja, BSPN Kaltim juga sedang meramu pemanfaatan teknologi. Guna mempercepat salinan C1 masuk ke tim kamar hitung.

(TribunKaltim.co/Sapri Maulana) 

Penulis: Sapri Maulana
Editor: Budi Susilo
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved