Breaking News:

News Video

NEWS VIDEO Ada Perbedaan Antara Debat Pilwali Samarinda Malam Ini dengan Debat Sebelumnya

Menurutnya debat pamungkas ini dibuat lebih seru ketimbang debat sebelumnya. Sebab setiap segmen para paslon diberikan tema yang berbeda-beda.

TRIBUNKALTIM.CO- Debat pamungkas Pilwali Samarinda 2020 dilaksanakan pada malam ini, Rabu (2/11/2020). Debat ketiga atau terakhir ini dilaksanakan di hotel Aston Samarinda Pukul 20.00 wita. Namun ada yang berbeda pada debat pada malam ini menurut KPU Samarinda

Komisioner KPU Samarinda Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Partisipan Masyarakat (Sosdiklihparmas) M. Najib mengatakan perbedaan debat Malam ini dengan debat sebelumnya adalah penyajian materi debat.

Pada debat kali ini KPU Samarinda mencoba agar debat berjalan lebih eksploratif dan inspiratif. Tujuannya agar semakin digali lebih dalam pemaparan para calon untuk dibawa kemana nanti Kota Samarinda kedepannya.

"Debat eksploratif ini adalah pertanyaan akan disampaikan melalui tayangan vidio. Yang mana tim penyusun menyiapkan Vidio, yang kemudian ditanggapi oleh masing-masing kandidat Paslon.  Debat inspiratif adalah tanya jawab dan sanggahan antar Paslon. Metode ini akan dilakukan di segmen ketiga dan keempat," ucap M. Najib.

Menurutnya debat pamungkas ini dibuat lebih seru ketimbang debat sebelumnya. Sebab setiap segmen para paslon diberikan tema yang berbeda-beda.

"Debat kali ini lebih seru karena saling menanggapi dan tema yang dibahas kali ini selalu dibahas di setiap sesi debat. Jadi per segmen akan selalu membahas tema debat ini," tuturnya.

Sedangkan durasi debat masih sama dengan pelaksanaan debat kandidat yang digelar sebelumnya, yakni selama 90 menit yang dibagi menjadi 4 segmen pertanyaan. Ditambah dengan 30 menit untuk iklan layanan masyarakat. Total durasi 120 menit.

Disinggung soal pertanyaan yang akan disampaikan kepada masing-masing kandidat,  Najib mengungkap ada 9 pertanyaan yang akan diberikan juga termasuk titipan pertanyaan yang diajukan oleh kelompok mahasiswa.

"Kajian tentang proses pelaksanaan pemilihan di masa pandemi, mereka menyampaikan satu bundel kajian yang mereka namanya gerakan siap simpul advokasi Pilkada dari mahasiswa Unmul. Dan kami sudah sampaikan ke tim penyusun untuk dijadikan materi bahan masukkan dalam rangka materi debat," ucap M. Najib. (*)

Naskah: TribunKaltim.co / Jino Prayudi Kartono

Videografer: TribunKaltim.co / Jino Prayudi Kartono

Video Editor: TribunKaltim.co / Fz

Editor: Faizal Amir
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved