Breaking News:

Peremajaan Sawit Rakyat untuk Tingkatkan Produktivitas

Pemerintah akan terus meningkatkan realisasi program peremajaan sawit rakyat (PSR).

TRIBUNKALTIM.CO/HO
Pemerintah akan terus meningkatkan realisasi program peremajaan sawit rakyat (PSR).TRIBUNKALTIM.CO/HO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN- Pemerintah akan terus meningkatkan realisasi program peremajaan sawit rakyat (PSR).

Melalui PSR, produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat akan meningkat sesuai standar potensi.

Selain itu, program PSR juga membantu masyarakat dalam menjalankan tata Kelola perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan sesuai dengan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Baca Juga: Tolak Sawit dan Tambang, Desa Modang Masuk Dalam Program Forest Carbon Partnership Facility

Baca Juga: Bantah Berita di Media AP, GAPKI: Tuduhan Eksploitasi Pekerja Wanita Rugikan Industri Sawit

Baca Juga: NEWS VIDEO Lahan Diambil untuk Perluasan Sawit, Warga Papua Hanya Dapat Ganti Rugi Rp 100 Ribu

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Perkebunan, Kasdi Subagyono dalam acara virtual Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2020 yang diselenggarakan di secara daring selama dua hari, yakni Rabu-Kamis (2-3/11).

Kasdi menyatakan, saat ini dari luas areal petani plasma 6,72 juta hektar, terdapat 2,8 juta hektar yang perlu diremajakan, yang terdiri dari pohon kelapa sawit berusia lebih dari 25 tahun dan perkebunan rakyat yang menggunakan bibit dengan kualitas buruk.

"Jika kita mampu meningkatkan seluruh usaha tani perkebunan kelapa sawit yang rata-rata produktivitasnya saat ini sekitar 3,6 hingga 4 ton setara minyak sawit mentah per hektar per tahun, maka kita dapat meningkatkan produktivitas hingga 6 hingga 7 ton per hektar per tahun sesuai standar potensial," jelasnya.

Saat ini pemerintah telah menjalankan program PSR dengan tujuan selain meningkatkan produktifitas dan kualitas TBS, juga penerapan teknik budidaya yang baik melalui GAP dan pelaksanaan tata ruang perkebunan untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sehingga mampu memenuhi kriteria Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO).

Halaman
123
Penulis: Heriani AM
Editor: Samir Paturusi
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved