Sekda Kabupaten Penajam Paser Utara Imbau Warga Tidak Adakan Pesta Perayaan Tahun Baru

Pemkab Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) melarang pesta kembang api dan pertunjukan pada malam pergantian tahun.

Penulis: Dian Mulia Sari | Editor: Mathias Masan Ola
TRIBUNKALTIM.CO, DIAN MULIA SARI
Sekda Penajam Paser Utara, Ahmad TRIBUNKALTIM.CO, DIAN MULIA SARI 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Pemkab Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur (Kaltim) melarang pesta kembang api dan pertunjukan pada malam pergantian tahun.

Larangan itu dikeluarkan karena perayaan tahun baru dikhawatirkan dapat menimbulkan kerumunan yang berpotensi menjadi sumber penularan Covid-19 atau kluster baru.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah atau Sekda PPU, Ahmad saat ditemui awak media.

Baca juga: Siapkan Petugas Siaga, PLN Pastikan Pasokan Listrik Jelang Pilkada, Natal dan Tahun Baru 2021 Aman

Baca juga: Nikmati Natal dan Tahun Baru di MaxOne Balikpapan, Siapkan Banyak Promo Menarik

Ahmad mengimbau masyarakat PPU agar tidak melakukan aktivitas yang menyebabkan kerumuman.

Seperti menggelar pesta kembang api atau mengadakan acara-acara musik. Tentu hal itu akan menimbulkan kerumunan.

"Iya memang mulai dari awal tidak boleh melakukan pesta tahun baru, hal itu akan berpotensi menimbulkan kerumunan," kata Ahmad, Senin (7/12/1020).

Lebih lanjut, Ahmad mengutarakan bahwa upaya tersebut bertujuan untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19 di wilayah PPU.

Baca juga: Kapolres Bontang Ancam Bubarkan Paksa Bila Rayakan Tahun Baru

Baca juga: Walikota Balikpapan Rizal Effendi Ancam Beri Sanksi THM yang Buka Saat Tahun Baru

"Pemkab juga tidak menggelar acara tahunan, termasuk kemarin Hari Nusantara juga kan dibatalkan," lanjut dia.

Ahmad berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan menerapkan 3 M yaitu mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker serta tidak berkerumun.

(TRIBUNKALTIM.CO/DIAN MS)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved